Teman Dekat Ungkap Kondisi Pangeran Harry Usai Mundur, Ternyata Hidup Menderita
Selebriti

Belum lama ini pemain polo profesional sekaligus salah satu rekan dekat Pangeran Harry, Nacho Figueras, terang-terangan membahas kondisi terbaru sang Duke of Sussex.

WowKeren - Pengumuman soal Pangeran Harry dan Meghan Markle yang mundur dari anggota senior Kerajaan Inggris memang masih ramai dibahas publik. Seperti yang diketahui, Pangeran Harry dan Meghan Markle secara efektif berencana untuk mandiri secara finansial, dan pindah paruh waktu ke Amerika Utara, tepatnya ke Kanada.

Bicara soal hal tersebut tersebut, belum lama ini salah satu rekan dekat Harry, Nacho Figueras, terang-terangan membahas kondisi terbaru sang Duke of Sussex. Berbicara di "Royal Divide: Harry, Meghan, and the Crown" yang tayang di ABC, Nacho Figueras mengungkapkan bagaimana Harry menghadapi kehidupan setelah resmi mundur.

Secara mengejutkan, Nacho Figueras menyebut kalau Pangeran Harry hidup menderita. "Aku berbicara dengan Harry beberapa hari lalu," kata Nacho Figueras, yang merupakan seorang pemain polo profesional dan bersahabat dengan Harry sejak 2017 lalu.

"Dia mengalami banyak penderitaan atas apa yang terjadi padanya. Dia sangat menderita karena penilaian orang lain terhadapnya," sambungnya menambahkan.

Nacho Figueras lantas menyebut prioritas Pangeran Harry saat ini adalah istri serta anaknya yang berusia 8 bulan, Archie. "Dia menjadi seorang ayah... Seorang pria yang berusaha melindungi anaknya dan istrinya dari apa pun," imbuhnya lagi.


Lebih lanjut, pemain polo profesional ini juga menyebut kalau keputusan Harry akan membuat mendiang Putri Diana merasa bangga. "Dia telah menjadi pria yang luar biasa, pria yang dibanggakan oleh ibunya (mendiang Putri Diana)," pungkasnya.

Sebelum Nacho Figueras, sebenarnya salah satu rekan Harry yang lain yakni JJ Chalmers juga pernah mengungkapkan hal serupa. "Aku pikir keputusan yang telah dia buat, yang paling utama adalah untuk melindungi keluarganya, karena itulah aturan nomor satu saat menjadi seorang ayah dan menjadi seorang suami," tutur JJ Chalmers beberapa waktu lalu. "Dia benar-benar menjadi seorang pria dewasa."

Diketahui, selama ini Harry sendiri memang secara terbuka mengakui bahwa ia takut jika Meghan mengalami nasib serupa seperti ibunya, Putri Diana, yang terus menerus menjadi bulan-bulanan media. Bahkan Harry sendiri pernah menuntut tabloid Inggris yang dianggap menulis berita palsu dan memojokkan istrinya.

Terlepas dari hal tersebut, Ratu Elizabeth II secara resmi telah memberikan pernyataan perihal pencopotan gelar Pangeran Harry dan Meghan Markle, seiring dengan keputusan keduanya untuk mundur dari keanggotaan senior keluarga Kerajaan Inggris.

Dalam pengumuman tersebut, sang Ratu mengklaim bahwa ia merestui keputusan Harry dan Meghan untuk mundur dari Kerajaan, sekaligus mencabut gelar HRH (His/Her Royal Highness) milik mereka.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait