Aming mengaku tahu betul bagaimana ada di posisi BCL saat kehilangan orang yang disayang. Ia langsung melayat dan menemani sahabatnya itu hingga dini hari.
- Annisa Rahmaniyah Afifah
- Rabu, 19 Februari 2020 - 14:34 WIB
WowKeren - Aming menjadi salah satu rekan artis yang melayat Ashraf Sinclair ke rumah duka. Ia begitu terpukul atas meninggalnya suami Bunga Citra Lestari (BCL) pada Selasa (18/2).
Sebagai sahabat, Aming hanya bisa mendoakan dan memberi semangat kepada BCL. Oleh sebab itu, ia bahkan menemani BCL sampai pukul 01.00 dini hari. Ia mengaku tahu betul bagaimana ada di posisi BCL.
"Kemarin gue temenin sampai jam 1 (malam), tapi Unge harus istirahat kan. Gue pernah ada di posisi itu, ditinggal orang yang disayang kayaknya apa rasanya," ujar Aming saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan pada Rabu (19/2).
Diceritakan Aming bahwa BCL tak henti-hentinya meneteskan air mata. Aming membiarkan BCL tertidur dan beristirahat, setelah menangisi kepergian sang suami untuk selamanya.
"Nangis itu kan bikin kita kehilangan konsentrasi, makanya istirahat dulu aja. Dan memang orang baik ya temannya banyak. Alhamdulilah orang di rumahnya ramai terus," sambungnya.
Kendati sudah berteman sejak 2004, Aming sendiri mengaku jarang bertemu dengan BCL mapun Ashraf. Namun, ia selalu hadir saat temannya mendapat kesusahan.
"Sebenarnya gue kenal mereka sudah lama banget, dari 2004. Sudah tahu banget deh Unge kayak apa. Sebenarnya teman gue banyak banget, tapi gue bukan yang dekat banget, bareng terus," ungkap Aming. "Karakter gue penyendiri, juga prinsip gue kualitas di atas kuantitas aja. Jadi gue pas susah gue ada. Teman pada saat susah."
Aming pun langsung hadir saat mendengar kabar Ashraf meninggal dunia. "Ketika dengar peristiwa kayak gini, gue datang langsung dan kebetulan lagi nganggur juga persiapan film doang," kata Aming.
Seperti diketahui, Ashraf mengembuskan napas terakhir di usia 40 tahun karena serangan jantung pada Selasa (18/2) di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta Selatan. Jenazah Ashraf kemudian dimakamkan di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat pada sore harinya.
(wk/anni)