Air Masjid di Pekalongan Berubah Warna Jadi Hijau 'Sirop' Secara Misterius, Polisi Turun Tangan
SerbaSerbi

Air keran di Masjid Al Mubarok, Pekalongan menggemparkan warga sekitar lantaran berubah warna menjadi hijau terang layaknya sirop melon. Peristiwa ini lantas membuat polisi turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

WowKeren - Warga Pekalongan baru saja dihebohkan dengan air berwarna hijau terang yang muncul dari keran di Masjid Al Mubarok, Pekalongan. Air tersebut berasal dari sebuah sumur tua di area masjid.

"Dari sumur tua. Sumur tua ini berumur lebih dari ratusan tahun," kata pengurus Masjid Al Mubarok, Muhamad Rofii (60) di Dukuh Pekanyaran, Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringo, Pekalongan, Selasa (3/3).

Rofii menuturkan air berwarna hijau itu pertama kali diketahui Sabtu (29/2) lalu. Peristiwa air berwarna hijau tersebut baru pertama kali terjadi.

"Simbah saya pernah cerita, sumur saat ini berada di bawahnya lantai situ (teras masjid)," terangnya. "Ini baru pertama terjadi dan memang aneh seperti ini."


Munculnya peristiwa yang mengejutkan ini rupanya membuat polisi turun tangan untuk menyelidiki secara langsung. "Ya kita ambil sampel airnya, guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolsek Wonopringgo, Iptu Ahmad Fauzi.

Selain itu, polisi juga meminta keterangan saksi yang pertama mengetahui keberadaan air dengan warna hijau terang tersebut. "Kita telah meminta keterangan saksi-saksi. Kita juga periksa kondisi sumur yang kedalamannya sekitar 15 meter. Kita periksa pula bak penampungan air di atas," paparnya.

Fauzi menjelaskan warna air hijau itu muncul pertama kali pada Sabtu (29/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Air yang semula jernih tiba-tiba berwarna hijau seperti sirop melon.

Adanya peristiwa ini membuat sejumlah warga Dukuh Pekanyaran RT 005 RW 002, Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringo, Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya berbondong-bondong untuk mengambil air tersebut. Bahkan beberapa orang diantaranya percaya bahwa air berwarna hijau "sirop" tersebut berkhasiat.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Chamim mengimbau warga untuk tidak meminum air tersebut. "Kami berharap agar air tidak untuk dikonsumsi terlebih dahulu, sembari nunggu hasil uji laboratorium, terkait ada tidaknya kandungan bakteri yang berbahaya," katanya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait