Imbas penyebaran virus Corona membuat Italia kini memberlakukan sistem lockdown. Aktris Asmara Abigail saat ini berada di negara Italia dan tidak dapat pulang ke Indonesia.
- Wahyu
- Senin, 16 Maret 2020 - 12:27 WIB
WowKeren - Dampak penyebaran virus corona membuat negara Italia membuat pengumuman untuk memberlakukan sistem lockdown. Aktris sekaligus model cantik Asmara Abigail yang saat ini terjebak di sana sering membagikan kabar seputar wabah corona di Italia.
Asmara diketahui berada di kota Milan sejak 19 Februari lalu. Asmara memang berada di sana untuk menjalani sejumlah pekerjaan yang menunjang karier modeling-nya. Saat isu lockdown diumumkan, Asmara mengaku sempat terjadi sedikit huru-hara di Italia.
Kondisi itu disebabkan para warga Italia yang panik akibat pengumuman lockdown tersebut. Asmara mengungkapkan kepanikan itu terjadi di pusat perbelanjaan. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan diluar rumah dibatasi seperti sekolah ditutup dan hal-hal lainnya.
“Bedanya kalau di sini, kita enggak ada supermarket yang beli kayak box besar Makro gitu. Enggak ada yang belanja grosir, cuma huru-hara supermarket ada karena panik, sekolah tutup, universitas tutup, museum tutup, semua tempat umum tutup, semua kerja di rumah, kecuali yang perlu ke luar kota misalnya, yang nganter makanan, seperti yang menyuplai bahan pokok,” ucap Asmara dilansir dari Kumparan.com.
Selain itu, Asmara juga mengungkapkan bahwa sejumlah orang sempat kabur dari wilayah regionalnya sebelum diberlakukan status lockdown. Meski begitu, Asmara mengaku tidak terbawa suasana dengan kondisi kepanikan tersebut. Menurutnya, langkah seperti itu justru akan membahayakan pihak lain.
"Yang aku paham 'kan, kita enggak tahu positif apa nggak. Yang imunnya kuat bisa aja kita pembawa, tapi kita nggak kenapa-kenapa, kayak kita flu dikit sembuh tiba-tiba menginfeksi orang. Makanya waktu masih boleh keluar, angkanya melonjak,” tutur Asmara.
Model cantik itu juga mengaku belum bisa keluar dari Italia. Sebab, sejumlah penerbangan sudah dilarang masuk dan keluar dari negara tersebut.
“Aku pulang naik Qatar dan itu sudah banned dari dan menuju Italia sampai 31 Maret. Aku nggak bisa pulang, jadi reschedule tapi nggak tahu kapan,” ujar Asmara.
Meski demikian, rupanya Asmara tidak berniat untuk pulang ke Tanah Air. Ia memutuskan untuk tinggal di Italia selama tidak menyalahi visa sampai menunggu situasi kembali kondusif.
“Aku kebetulan karena ada pekerjaan, selama nggak menyalahi visa aku untuk stay, aku memutuskan untuk stay. Nggak mau huru-hara, nggak mau gegabah, takutnya berubah keputusan. Waktu aku di udara, aku juga mikirin keselamatan keluarga dan teman di Indonesia,” ungkap Asmara.
Asmara juga menjelaskan jika ingin pulang, terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh dirinya. Persyaratan itu berupa surat kesehatan, sedangkan Asmara mengaku belum ingin mengunjungi rumah sakit karena melihat situasi yang belum kondusif.
"Meskipun mau boarding, harus ada surat kesehatan. Jadi, kalau pun aku sampai di Tanah Air, aku yakin aku bisa bertanggung-jawab kesehatan aku dan orang lain juga. Cuma masalahnya, aku belum mau ke rumah sakit karena 'kan, zona bahaya 'kan, takut salah. Maksudnya, sekarang lebih baik di rumah aja sambil lihat situasi," jelas Asmara.
Rencananya, status lockdown di Italia akan berakhir 3 April mendatang. Asmara pun berharap masyarakat di Italia bahagia dengan berakhirnya masa karantina tersebut.
"Jadi, karena cintanya sama Italia, aku harap masyarakat di sini bakal (ikut bahagia) ngerayain karena karantina berakhir tanggal 3 April,” pungkas Asmara.
(wk/wahy)