Menyapu dan mengepel rumah setiap hari ternyata tidak cukup membuat rumah kalian bersih. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membuat lingkungan rumah jadi nyaman dan sehat ditinggali.
- Putri Stevania
- Rabu, 22 April 2020 - 12:04 WIB
WowKeren - Membersihkan rumah selalu menjadi masalah mendasar di setiap keluarga. Menyapu dan mengepel rumah setiap hari ternyata tidak cukup membuat rumah kalian bersih. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membuat lingkungan rumah jadi nyaman dan sehat ditinggali.
Beberapa barang mungkin terlihat bersih dan baik-baik saja. Namun sebenarnya barang tersebut harus diganti secara teratur untuk kesehatan yang optimal, karena ada bahaya yang mengintai di baliknya.
Selain itu menimbun barang juga enggak baik. Selain membuat sempit ruangan, beberapa barang juga tanpa sadar berpotensi menurunkan kualitas kesehatan rumah kalian. Apa saja barang tersebut? Berikut tim WowKeren rangkum 8 barang-barang yang harus kalian buang demi mendapatkan lingkungan rumah yang sehat. Yuk disimak!
(wk/putr)1. Barang Elektronik Rusak
Benda satu ini sering menumpuk di rumah masyarakat Indonesia. Elektronik yang sudah tidak digunakan, seperti komputer rusak, televisi tabung peninggalan orang tua, radio bekas, dan kabel-kabel tentu hanya akan memenuhi ruangan saja. Selain itu, benda-benda yang tidak pernah tersentuh ini akan berdebut dan menjadi sarang virus, kuman, dan bakteri.
Beberapa barang elektronik juga mengandung logam berat yang tidak baik bagi kesehatan, seperti timbal yang ada dalam TV tabung, merkuri pada panel-panel PCB, dan berbagai zat yang berpotensi masuk dalam tubuh kalian baik melalui udara maupun radiasi. Jadi ada baiknya segera buang beda elektronik yang tak terpakai ya.
2. Tumpukan Baju Tak Terpakai
Banyak sekali rumah tangga yang memiliki tumpukan baju yang tak terpakai. Ada baiknya kalian mulai mensortir beberapa baju bekas. Tumpukan baju, kaos kaki, sprei, dan selimut di dalam lemari akan membuat lingkungan rumah menjadi sempit dan tidak sehat.
Tumpukan garmen yang berlebihan di dalam lemari, selain membuat kalian kesulitan mencari pakaian yang dibutuhkan, juga akan meninggalkan debu dan jamur karena jarang jarang tersentuh. Selain itu, debu yang menumpuk juga enggak sehat bagi anak-anak atau penderita asma di rumah kalian.
3. Spons Cuci Piring Bekas
Studi menunjukkan rata-rata spons dapur adalah hal yang paling berbahaya. Sementara beberapa ahli merekomendasikan microwave untuk membersihkan spons setiap hari. Zap dalam microwave adalah metode ampuh untuk membunuh bakteri jamur dan kuman yang ada di dalam spons.
Namun, jangan ragu untuk membuangnya jika sudah dalam kondisi yang mengenaskan. Spons untuk mencuci piring penuh dengan bakteri yang tidak terlihat. Pastikan setelah dipakai spon dalam kondisi bebas sabun dan air dengan memerasnya. Sesekali rendam dengan air panas untung menghilangkan bekas minyak dan kotoran.
4. Buku dan Tumpukan Kertas Bekas
Meskipun merupakan sebuah hobi, tapi mengkoleksi buku tanpa penataan yang bagus juga tidak baik. Membiarkan buku-buku bekas, majalah, serta kertas-kertaS bekas ditumpuk di dalam gudang atau dalam kotak karton rawan terhadap udara lembab yang membuatnya menjadi sarang rayap.
Kertas-kertas dan majalah yang menjadi sarang rayap bisa menjadi sumber penyakit, salah satunya masalah kesehatan pernafasan. Untuk itu buang tumpukan sisa kertas yang sudah tak terpakai, dan pisahkan majalah serta buku yang dapat kalian donasikan ke perpustakaan terdekat. Selain itu, tata buku koleksi kalian dengan baik jika ingin tetap dibaca.
5. Bantal dan Guling Lama
Benda yang kalian gunakan saat tidur sehari-hari ini sering kali luput dari perhatian. Meskipun kalian rutin menjemur bantal dan guling, kondisinya tentu akan semakin mengempis dan jadi tidak layak pakai.
Bantal dan guling kempes ini ternyata mengurangi kualitas tidur, menyebabkan penumpukan bakteri dan jamur akibat keringat. Selain itu, batal dan guling juga dapat menjadi sarang kutu. Ganti dengan bantal dan guling baru, serta buang bantal guling lama kalian agar kualitas kesehatan rumah meningkat.
6. Stok Makanan Di Kulkas
Seringkali kalian belanja bahan makanan dalam jumlah banyak, selain untuk stok di rumah tentu saja agar lebih hemat dengan tidak harus bolak-balik belanja. Namun seringkali juga hanya menyimpan bahan makanan seperti ini asal. Sesekali periksa makanan kaleng, perhatikan tanggal kadaluarsa nya, begitu juga dengan bumbu-bumbu, terutama dalam botol-botol yang sudah terbuka.
Selain itu, buang juga beberapa makanan sisa di kulkas yang sudah mulai membusuk. Makanan yang mudah membusuk seperti mengandung bahan-bahan hewani, aturan praktisnya adalah dimakan, dibuang atau dibekukan setelah tiga hari. Bakteri tersebut dapat tumbuh hingga jutaan pada suhu lemari es dalam waktu kurang dari seminggu.
7. Obat-obatan Yang Sudah Kedaluwarsa
Setiap produk tersebut memiliki tenggang waktu hingga tidak layak dikonsumsi begitu pula dengan obat. Jika kalian sering menyimpan obat-obatan dan vitamin, cobalah cek kembali kotak P3K di rumah. Perhatikan kembali tanggal kedaluwarsanya, dan buang yang sudah tidak layak digunakan.
Untuk membuang obat-obat dan vitamin ini, jangan lupa untuk menggunting dan mengeluarkan seluruh obat di dalam kemasan. Kalian juga bisa mencampur dengan ampas kopi ke dalam sebuah tas plastik sebelum dibuang. Tujuannya agar obat-obat ini tidak disalahgunakan atau dijual lagi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
8. Sepatu dan Sandal Tua
Sepatu dan sandal kerap kalian gunakan untuk pergi ke mana saja. Kalian tak akan tahu apa saja yang di bawa sandal dan sepatu kalian dari luar rumah. Untuk kerapian dan kebersihan rumah kalian pilih sepatu mana saja yang masih kalian pakai dan mana yang akan dibuang atau sumbang kan,
Pilih sepatu lama yang sudah kekecilan, luntur warnanya, robek, atau yang modelnya sudah ketinggalan untuk dibuang. Selain membuat ruangan lebih lapang, kalian juga tidak akan menimbun bakteri bersamaan dengan sepatu lama yang terlalu banyak ditumpuk.
Intip juga yuk beberapa tips agar tetap bugar saat puasa dalam artikel berikut ini. Simak juga beberapa kegiatan produktif yang bisa kalian lakukan di rumah dalam artikel ini.