Video perawat RSUD Blambangan Banyuwangi yang menghibur PDP corona dengan berjoget dan karaokean lagu India menjadi viral di media sosial. Bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi?
- Nidya Putri
- Jumat, 24 April 2020 - 15:01 WIB
WowKeren - Sebuah video yang menunjukkan seorang perawat menghibur pasien dengan pasien dengan pengawasan (PDP) corona tengah viral di media sosial. Pasalnya, perawat tersebut menghibur sang pasien sembari berjoget dan karaoke Lagu India.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di ruang isolasi RSUD Blambangan Banyuwangi. Dalam video yang diunggah di akun Instagram RSUD Blambangan, @rsudblambangan itu menampilkan seorang petugas medis karaoke Lagu India.
Dengan menggunakan APD lengkap, ia tak canggung berjoget layaknya penyanyi. Lima Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona yang dirawat ia hampiri dan diajak berjoget serta bernyanyi. Salah atau pasien pun akhirnya berjoget mengikuti petugas itu.
"Haiii selamat pagi sahabat sehat blambangan...Pagi ini barusan aja mimin dari ruang isolasi covid-19, bagi pasien pasien PDP yang di RSUD Blambangan nihhh sahabat.... Kata siapa, di ruang isolasi kalian akan bosen???" tulis sang admin akun tersebut.
"Eitsss tenang yaaa, di ruang isolasi kalian selain bisa nonton tv, komunikasi dengan keluarga melalui telfon, perawat dan pasien juga bisa karaokean bareng dan sedikit berjoget sekaligus olahraga nihhh sahabat," imbuhnya.
Diketahui, sikap perawat yang menghibur para PDP corona tersebut merupakan aksi spontanitas petugas medis. Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Patologi Klinik RSUD Blambangan Banyuwangi, dr Roudhotul Ismaillya Noor SpPK.
"Karena ingin menghibur pasien yang kejenuhan, petugas menawarkan mereka untuk karaoke. Lalu salah satu pasien mintanya diputarkan lagu India," kata dr Roudhotul, Kamis (23/4). "Akhirnya permintaan itu kami kabulkan, lagu India sesuai permintaan pasien kami setel lewat YouTube dari ruang sebelah. Dan terjadilah apa yang nampak dalam video."
Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa lima PDP yang berada di ruang isolasi RSUD Blambangan mulai mengalami kejenuhan, karena beberapa di antaranya secara klinis sudah sehat. Kemudian mereka juga sudah berada di ruang isolasi lebih dari sepekan.
"Sebelumnya biasanya kami juga memutarkan tausiah keagamaan untuk memberikan siraman rohani dan memotivasi mereka," tutupnya. "Karena selain jenuh, beberapa pasien juga mengalami kondisi psikologi yang tertekan."
Hingga berita ini dibuat video tersebut telah dilihat lebih dari 5 ribu pengguna Instagram. Tak hanya itu beragam komentar pun diberikan warganet pada postingan tersebut.
(wk/nidy)