Salat Jemaah Dilarang, Masjid di Berbagai Negara ini Beralih Fungsi
SerbaSerbi

Masjid di beberapa negara dialihfungsikan menjadi bank makanan, rumah sakit, hingga tempat penyimpanan mayat. Pengalihfungsian ini menyusul kebijakan lockdown yang membuat rumah ibadah menjadi sepi.

WowKeren - Pandemi Corona atau COVID-19 membuat banyak kegiatan dalam berbagai sektor kehidupan kini berubah, termasuk ibadah. Berbagai kegiatan ibadah yang biasa melibatkan massa sementara dilarang demi menekan penyebaran virus. Apalagi kebijakan lockdown di berbagai negara yang membuat rumah ibadah pun tak lagi dikunjungi.

Oleh sebab itu, tempat ibadah seperti masjid akhirnya beralih fungsi. Banyak dari masjid kini menjadi tempat posko penanganan virus corona. Seperti masjid di Istanbul, Turki yang kini menjadi bank makanan untuk membantu orang miskin selama pandemi Corona.

Rak yang biasa digunakan untuk sepatu jemaah kini disulap menjadi tempat paket pasta, biskuit, dan botol minyak zaitun. "Setelah salat ditangguhkan, saya memiliki ide untuk menghidupkan kembali masjid dengan mengizinkan orang kaya membantu orang-orang yang membutuhkan," ujar Cakir selaku Imam Masjid kepada Euro News dilansir dari Kompas.


Selain bank makanan, ada pula masjid yang disulap menjadi rumah sakit. Ialah Masjid E Ghosia di kota Bolton, Inggris, yang disulap menjadi rumah sakit dengan 55 tempat tidur untuk pasien COVID-19. Tak hanya masjid, banyak tempat di seluruh Inggris diubah menjadi rumah sakit militer.

"Masjid ini memiliki aula besar, yang digunakan untuk pernikahan dan acara, yang hanya akan duduk di sana kosong," kata Dewan Masjid Bolton kepada The National. "Kami melakukan panggilan untuk sukarelawan dan mendapat respons yang hebat dengan lebih dari 60 orang yang menawarkan bantuan baik muda maupun tua."

Menurut Dewan Masjid Bolton, mengubah masjid menjadi rumah sakit bukan ide yang buruk. "Kami berpikir bagaimana kami bisa memanfaatkan ini daripada hanya membiarkannya apa adanya, terutama pada saat kami benar-benar membutuhkan sesuatu seperti ini," imbuhnya.

Di Birmingham, tempat parkir sebuah masjid digunakan untuk tempat penyimpanan mayat sementara ketika jumlah pasien meninggal mengalami peningkatan. Tempat parkir tersebut dapat memuat 150 jenazah dan dilengkapi pendingin. Semua biaya sepenuhnya berasal dari keuangan masjid dengan jumlah pemakaman empat sampai lima jenazah setiap harinya.

(wk/nere)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!