COVID-19 Indonesia Diprediksi Berakhir Juli, Antisipasi Terus Dilakukan Hingga Desember
Instagram
Nasional

Begitu juga dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah yang bisa diperpanjang ketika masanya sudah habis namun masih dirasa perlu untuk diterapkan.

WowKeren - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD berbicara mengenai antisipasi pandemi corona (COVID-19) di Indonesia. Ia menyebut pemerintah akan terus melakukan antisipasi hingga Desember mendatang.

"Karena kalau antisipasi pemerintah kan begini, cuti Lebaran, cuti hari raya, ini kan ditiadakan, nanti dipindahkan ke Desember," kata Mahfud melalui siaran di Youtube BNPB, Sabtu (25/4). "Itu artinya antisipasi kita sampai Desember meskipun dalam prediksi Juli sudah akan selesai, tetapi kita mengantisipasi itu sampai Desember."

Begitu juga dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Jika daerah yang menerapkan PSBB dirasa masih perlu menerapkan kebijakan itu lebih lama lagi ketika masa pemberlakuan habis maka akan diperpanjang. PSBB baru bisa dilonggarkan ketika kondisi benar-benar aman.

"Dan akan selalu bisa diperpanjang seperti PSBB Jakarta," lanjut Mahfud. "Itu diperpanjang nanti kalau pada saat habis perpanjang masih perlu diperpanjang ya diperpanjang lagi, sampai ada pada titik minimal untuk dikatakan aman."


Prediksi virus corona yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Mei hingga Juli ini disampaikan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Jokowi menyampaikan pernyataan tersebut saat wawancara eksklusif di acara "Mata Najwa".

Jokowi memaklumi jika prediksi terkait virus corona ini ada berbagai macam. Menurutnya hal itu wajar mengingat pandemi virus ini boleh terbilang masih baru.

"Setiap hari masuk ke saya hitungan-hitungan kapan puncaknya dan kapan akan turun," kata kepala negara. "Dengan hitungan-hitungan dengan model matematis yang berbeda."

Secara garis besar Jokowi ingin optimis jika pandemi virus corona bisa berakhir pada Juli. Ia menegaskan bahwa kunci untuk menghadapi virus corona ini agar semakin menurun adalah dengan menerapkan kedisplinan yang kuat.

"Kalau ditanya ke saya, saya ingin optimistis Juli sudah masuk pada posisi ringan sehingga puncaknya pada bulan Mei sudah betul-betul pada puncak," papar Jokowi. "Kemudian turun, landai, tetapi dengan catatan masyarakat memiliki kedisiplinan yang kuat, itu kuncinya di situ"

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait