Tissa Biani Sedih dan Prihatin Lihat Tagar #IndonesiaTerserah, Teringat Sosok Pejuang Medis
Instagram/tissabiani
Selebriti
Seleb vs Corona

Tissa Biani mengaku sedih saat melihat tagar bertuliskan #IndonesiaTerserah. Bagi Tissa, masyarakat seharusnya tetap tenang menghadapi pandemi virus corona yang tengah berlangsung di Indonesia saat ini.

WowKeren - Aktris Tissa Biani mengungkapkan kekecewaannya saat melihat banyak masyarakat tidak peduli dengan anjuran pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Masyarakat memang saat ini terlihat sudah enggan mengikuti imbauan pemerintah.

Meski begitu, perempuan berusia 17 tahun ini mengaku tidak marah namun sedih. Sebab, ia sudah dua bulan kerja dari rumah. Apalagi, banyak pekerjaan yang sudah diundur akibat pandemi virus Covid-19.


"Aku enggak marah, aku sedih. Karena aku dua (bulan) enggak ke mana-mana kerja dari rumah, film diundur. Aku negasin enggak marah, pengin ungkapin apa yang aku rasain," kata Tissa dilansir dari detikHOT. "Aku lebih ke-sharing, marah enggak guna. Aku sendiri enggak ada film syuting. Sempat tiga hari syuting diberhentikan, sinetron kurang tahu. Setahu aku syuting live aja."

Ketika mengetahui soal tagar #IndonesiaTerserah, Tissa kembali merasakan kesedihan. Menurut Tissa, semua orang seharusnya tetap tenang dan saling mendukung satu sama lain selama wabah corona yang tengah berlangsung saat ini.

"Aku sebagai warga sedih. Aku enggak boleh provokator dan harus tetap tenang," ujar Tissa. "Yang penting kita di rumah aja, ada hal penting keluar pakai masker, cuci tangan 5 menit, desinfektan dibawa. Jadi pakai barang yang harus dibawa."

Bintang film "KKN di Desa Penari" ini juga mengaku tetap optimis mengikuti anjuran pemerintah. Meski begitu, Tissa merasa prihatin saat melihat banyak orang yang cuek, sedangkan tim medis kewalahan mengurus pasien positif virus corona selama 24 jam.

"Optimis dan tetap ikuti anjuran pemerintah. Ya sebagai warga negara bebas untuk menyampaikan aspirasinya," tutur Tissa. "Saya sendiri sebagai warga prihatin melihat banyak orang yang cuek pergi, sedangkan tim medis sampai pakai APD, bisa 24 jam kerja, sangat prihatin. Kita harus berjuang demi mereka biar COVID-19 selesai. Biar enggak repot lagi."

Sementara itu, Tissa sempat merasa kesal saat ia mendapat julukan "angkatan corona" usai lulus dari bangku SMA belum lama ini. "Banyak banget yang pas aku update terus pada bilang 'Lulusan corona, Angkatan corona', pertama dibilang gitu kayak 'ih apaan sih', kesel gitu, sudah gue lama di rumah kayak gini, terus ada omongan kayak gitu, tapi ya sudah lah, kayak seru-seruan aja," pungkas Tissa.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts