Sempat Terblokir Matahari, Detak Jantung Lubang Hitam Terdeteksi Lagi Oleh Astronom
SerbaSerbi

Setelah sebelumnya sempat terblokir oleh matahari, para astronom akhirnya menyatakan kembali mampu mendeteksi jantung lubang hitam secara lebih jelas. Seperti apa?

WowKeren - Para astronom baru saja melaporkan berhasil mendeteksi detak jantung yang berasal dari lubang hitam secara lebih jelas lagi. Detak jantung di lubang hitam sendiri masih terdengar kuat dari pertama kali sejak diamati sepuluh tahun lalu.

Detak jantung lubang hitam ini diketahui saat astronom melakukan pengamatan menggunakan satelit sinar-X. Mereka kemudian mendengar suara berulang dari lubang hitam seperti detak jantung. Sinyal detak jantung lubang hitam tersebut sempat terblokir oleh Matahari selama beberapa tahun.

Astronom yang kembali menemukan fenomena ini menyatakan jika hal tersebut menjadi detak jantung paling lama yang pernah ada dalam lubang hitam. Detak jantung itu berfungsi untuk membantu astronom mengetahui berapa perkiraan ukuran dan struktur ruang dalam lubang hitam.

Dilansir Space Daily, penelitian tersebut dilakukan oleh National Astronomical Observatories, Chinese Academy of Sciences, China dan Universitas Durham, Inggris. Hasil penelitian muncul dalam jurnal Pemberitahuan Bulanan dari Royal Astronomical Society.


Tercatat detak jantung itu pertama terdeteksi pada 2007 silam di pusat galaksi yang disebut RE J1034 + 396. Lokasi tersebut diketahui berjarak sekitar 600 juta tahun cahaya dari Bumi. Sinyal detak jantung tersebut terdeteksi berulang setiap jam.

Temuan ini juga terlihat dalam beberapa foto yang diambil sebelum pengamatan satelit diblokir oleh Matahari pada tahun 2011. Pengamatan kembali bisa dilakukan pada tahun 2018 melalui satelit XMM-Newton X-ray milik Badan Antariksa Eropa (ESA).

Kala itu, ESA melaporkan jika detak jantung pada lubang hitam masih sama seperti yang terakhir diketahui pada 2011. Peneliti Center for Extragalactic Astronomy Universitas Durham, Chris Done mengatakan perilaku lubang hitam menunjukkan entitas lebih mirip daripada yang diharapkan, meskipun dalam variasi besar.

Sementara itu, peneliti utama dari Chinese Academy of Sciences, Chichuan Jin menilai temuan kembali detak jantung lubang hitam merupakan hal yang luar biasa. Menurutnya, hal itu membuktikan sinyal yang muncul dari lubang hitam supermasif bisa sangat kuat dan persisten.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait