Ridwan Kamil Cabut PSBB Jabar, Siap New Normal Kecuali 5 Daerah Ini
Nasional
Skenario New Normal COVID-19

gubernur Jabar itu memutuskan untuk menghentikan pelaksanaan PSBB skala provinsi mulai hari Jumat (26/6). Setelahnya Jabar siap menerapkan era baru new normal kecuali 5 daerah ini.

WowKeren - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya memutuskan untuk tidak memperpanjang pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di provinsinya. Diketahui PSBB tingkat Jabar berakhir pada hari ini, Jumat (26/6).

Dalam pernyataan terakhirnya, Ridwan menegaskan PSBB Jabar tak akan dilanjutkan. Dengan demikian Jabar siap memasuki era adaptasi kebiasaan baru (AKB) alias new normal.


"Seluruh Jawa Barat hari ini tidak ada lagi PSBB," kata Ridwan di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat. "Sudah diputuskan kita semuanya 100 persen melaksanakan AKB."

Namun ternyata ada 5 daerah di Jabar yang tak bisa merasakan era new normal ini. Kelimanya adalah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bekasi (Bodebek) yang merupakan penyangga DKI Jakarta.

Menurut Ridwan, Bodebek sebagai penyangga Ibu Kota tetap mengikuti kebijakan PSBB transisi yang sedang diberlakukan sampai 4 Juli 2020 mendatang. Baru setelahnya akan dikaji kembali apakah akan melanjutkan PSBB transisi atau mengikuti daerah Jabar lain menerapkan new normal.

"Saya juga akan ke Bogor, melakukan pengecekan di rumah ibadah, pasar, terminal atau stasiun KRL Jakarta-Bogor," kata mantan Wali Kota Bandung itu, dilansir dari Detik News. "Untuk memastikan pengetesan terus dilanjutkan."

Kendati demikian Ridwan menegaskan bahwa pemeriksaan masif akan tetap digelar. Terutama di beberapa tempat yang padat keramaian seperti pasar dan fasilitas transportasi publik.

Terkait dengan alasan pihaknya berani menghentikan PSBB, Ridwan merujuk pada angka reproduksi virus atau laju penularan (Rt). Menurutnya indeks reproduksi virus di Jabar sudah bertahan di bawah 1 selama 6 minggu terakhir. Sehingga sesuai petunjuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah diperbolehkan memasuki era new normal.

"Walau judulnya AKB tapi kewaspadaan tidak turun," tegas Ridwan. "Improvisasi lokalisir di desa/kelurahan di skala mikro pembatasan tetap dilakukan, tapi skala Jabar dihentikan, dan dilanjutkan dengan kebijakan lokal."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts