Risma Akui Sulit Komunikasi Hingga Sujud Minta Maaf ke IDI, Begini Respons Santai RS dr Soetomo
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Joni Wahyuhadi, menyebut jika hubungan antara Pemkot Surabaya dan RS dr Soetomo masih baik-baik saja.

WowKeren - Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo, Joni Wahyuhadi, buka suara menanggapi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang bersujud di hadapan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sambil meminta maaf. Ia mengaku tak paham dengan pernyataan Risma.

Sebelumnya saat audiensi dengan perwakilan IDI, Risma mengaku sulit berkomunikasi dengan pihak RSUD dr Soetomo terkait penanganan kasus COVID-19. Sementara menurut Joni, komunikasi antara RSUD dr Soetomo dengan Pemerintah Kota Surabaya baik-baik saja.


"Saya belum tahu apa yang dimaksud," kata Joni dilansir Kompas, Selasa (30/6). "Tapi kalau mau datang ke Soetomo (RSUD Dr Soetomo) monggo, kalau mau telepon saya dan menyuruh saya juga monggo."

Tak hanya itu, Joni juga bahkan berkelakar santai menanggapi pernyataan Risma soal sulitnya menjalin komunikasi. "Kalau menghubungi Dr Soetomo ya sulit, karena beliau sudah lama meninggal," kata dia.

Yang jelas, Joni menyebut jika hubungan Pemkot dan RS dr Soetomo masih baik-baik. "Komunikasi kami baik, bahkan mesra, setiap sore kami selalu update jumlah pasien COVID-19," kata Joni.

Selain itu, Risma juga sempat menyebut jika tawaran bantuan APD Pemkot juga ditolak oleh pihak rumah sakit. Terkait hal ini, Joni menyebut jika persediaan APD di gudang juga masih melimpah. Oleh sebab itu, ia meminta untuk memberikan ke RS lain yang membutuhkan.

"Lebih baik diperbantukan untuk rumah sakit rujukan yang kekurangan APD," lanjut Joni. "Kan masih banyak rumah sakit rujukan yang saat ini kekurangan APD."

Sebelumnya, Risma sempat bersujud dan meminta maaf setelah mendengar pernyataan Ketua Tim Penyakit Infeksi Emergin dan Remerging (Pinere) RSUD Dr Soetomo, dr Sudarsono terkait kapasitas rumah sakit yang overload. Wali Kota Surabaya itu mengaku telah dua kali mencoba berkomunikasi dengan pihak RSUD Dr Soetomo, tetapi tak kunjung membuahkan hasil.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts