Kehamilan Meghan Markle Ternyata Sempat Buat Pangeran Harry Malu dan Picu Kemarahan Istana
Getty Images
Selebriti

Meghan diketahui mengumumkan kehamilannya saat pernikahannya dan Harry baru menginjak tiga bulan. Kehamilan itu juga bersamaan dengan pernikahan sepupu Harry, Putri Eugenie.

WowKeren - Topik soal Duchess of Sussex, Meghan Markle, memang seakan tak ada habisnya untuk selalu dibahas. Kali ini, Meghan kembali menjadi bahasan hangat usai jurnalis Dylan Howard dan Andy Tillett membongkar fakta di balik kehamilan istri Pangeran Harry tersebut pada 2018 lalu.

Melalui buku bertajuk "Royal at War", Dylan Howard dan Andy Tillett mengungkapkan bahwa kehamilan Meghan sempat memicu kemarahan pihak Kerajaan Inggris hingga membuat Pangeran Harry merasa malu. Bukan tanpa alasan, pasalnya Meghan dinilai terlalu cepat hamil di usia pernikahan yang baru menginjak tiga bulan.


Dilansir dari Express.co.uk, saat itu beberapa anggota keluarga Kerajaan disebut merasa kesal karena Meghan mengumumkan kehamilannya bersamaan dengan persiapan pernikahan Putri Eugenie dan Jack Brooksbank pada Oktober 2018 lalu. Bahkan disebutkan pula bahwa Harry merasa malu memberitahu perihal kehamilan sang istri pada anggota keluarga Kerajaan.

Walaupun kehamilan itu secara resmi diumumkan pada tanggal 15 Oktober 2018 lalu, namun dalam buku tersebut dituliskan bahwa Meghan telah memberi tahu para bangsawan tentang kehamilannya saat pengumuman pernikahan Putri Eugenie.

Pihak Kerajaan juga disebut melakukan diskusi setelah Harry dan Meghan memberitahu kabar kehamilan tersebut. Seperti yang diketahui, Kerajaan Inggris memiliki tradisi untuk tidak melangsungkan pernikahan jika ada anggota keluarga yang sedang mengandung. Sama halnya dengan momen di mana Putri Margaret membatalkan rencana pernikahannya kala Ratu Elizabeth II mengumumkan kehamilan.

Setelah melakukan diskusi panjang, akhirnya diputuskan bahwa pernikahan Eugenie tetap diselenggarakan sesuai rencana, dan pengumuman Meghan Markle ditunda untuk tak mencuri atensi publik.

"Meghan menginjakkan kakinya di sana ketika dia memutuskan bahwa itu akan menjadi saat yang ideal untuk mengumumkan bahwa dia sedang mengandung anak pertama mereka," tulis Howard dan Tillett dalam buku tersebut.

"Ini adalah kesalahan sosial yang besar, bahkan jika kamu bukan seorang bangsawan, dan mencuri perhatian dari Eugenie," tambah mereka.

Buku itu juga memaparkan bahwa beberapa anggota Kerajaan merasa jika kehamilan Meghan yang terburu-buru ini disengaja oleh sang Duchess. Sejak awal, hubungan Meghan dengan keluarga Kerajaan tidaklah harmonis, sehingga dengan kehamilannya tersebut, Istana akan menyerahkan lebih banyak kekuatan kepadanya.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts