Meghan Markle dan Pangeran Harry Ikut Dukung Gerakan Boikot Facebook
Getty Images
Selebriti

Meghan dan Harry kini bekerja sama dengan kampanye Stop Hate for Profit, yang meminta para pebisnis untuk berhenti beriklan di Facebook sebagai bentuk protes terhadap platform tersebut.

WowKeren - Awal bulan ini pasangan Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan Markle, menyuarakan dukungannya terhadap Black Lives Matter beberapa saat setelah pembunuhan George Floyd. Kini, pasangan Sussex tersebut rupanya juga turut melawan rasisme secara daring.

Dilansir Cosmopolitan pada Selasa (30/6), keduanya kini bekerja bersama dengan kampanye Stop Hate for Profit. Kampanye tersebut dibentuk oleh NAACP, Anti-Defamation League, dan Color of Change, meminta para pebisnis untuk berhenti beriklan di Facebook sebagai bentuk protes terhadap perusahaan media sosial tersebut.


Hal tersebut dilakukan lantaran hingga saat ini Facebook tidak banyak melakukan aksi untuk melawan rasisme dan juga pidato kebencian yang ada di platform mereka. Facebook diketahui tidak menghapus unggahan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan menembak para demonstran anti-rasisme. Selain itu, laman tersebut juga terus menjadi tempat penyebaran informasi yang tidak akurat.

"Sembilan puluh sembilan persen dari pendapatan Facebook yang kini sebesar USD 70 miliar berasal dari iklan," tulis website Stop Hate for Profit. "Mari kita kirim Facebook sebuah pesan yang kuat: Bahwa keuntungan mereka tak akan pernah bisa setimpal dengan berbagai bentuk kebencian, diskriminatif, rasisme, antisemitisme, dan kekerasan."

Sebagai pemilik organisasi non-profit yang akan bekerja sama dengan kelompok-kelompok penggiat hak asasi manusia dan keadilan rasial, Meghan dan Harry pun turut melakukan gerakan boikot Facebook ini.

"Selagi kami mengembangkan Archewell (organisasi nonprofit yang akan diluncurkan Meghan dan Harry), salah satu hal yang kini menjadi fokus Duke dan Duchess of Sussex adalah melawan pesan-pesan kebencian yang beredar secara daring, dan kami telah bekerja dengan kelompok-kelompok hak asasi serta keadilan rasial untuk memerangi hal tersebut," ujar seorang sumber.

"Dalam beberapa minggu terakhir, isu ini menjadi semakin berarti, dan mereka telah bekerja untuk mendorong para CEO secara global untuk berbaris bersama dalam solidaritas dengan koalisi kelompok-kelompok seperti NAACP, Color of Change, dan Anti-Defamation League, yang bertujuan untuk mengubah struktur pada dunia daring," lanjut sumber itu.

Di sisi lain, Derrick Johnson selaku presiden NAACP memuji dukungan Meghan dan Harry terhadap kampanye Stop Hate for Profit. "Terima kasih telah mewujudkan bentuk kepemimpinan yang mau mendukung momen ini," tulisnya. "NAACP sangat menghargai dukungan kuat Anda terhadap #StopHateForProfit."

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts