Tajir dari Lahir, Suami Nia Ramadhani Ternyata Bekas Tukang Fotokopi
Instagram/ramadhaniabakrie
Selebriti

Ardi Bakrie mengaku kalau ia tak lantas dipercaya penuh oleh sang ayah yang seorang pengusaha sukses sekaligus konglomerat. Ardi sempat sebal karena ia malah diminta memulai pekerjaan dari nol.

WowKeren - Nia Ramadhani disebut beruntung karena memiliki suami tajir seperti Ardi Bakrie. Terlahir sebagai putra konglomerat Aburizal Bakrie, Ardi kini mewarisi bisnis sang ayah terutama di bidang media.

Kehidupan Ardi memang cukup beruntung. Bahkan setelah menikah, ia biasa mengajak Nia dan anak-anak untuk bersantai di rumah sang ayah di Amerika Serikat.

Namun dibalik kemewahan itu, Ardi tak lantas bermalas-malasan. Ia juga harus menunjukkan kerja keras demi mempertahankan nama baik sang ayah.

Saat masih muda, Ardi juga berjuang untuk membuktikan kemampuannya. Ia tak mau sekedar dikenal dengan embel-embel anak konglomerat.


Membuktikan hal itu, Ardi sempat menempuh pendidikan di luar negeri. Selain itu, ia ternyata pernah merasakan pekerjaan rendahan seperti mengoperasikan alat fotokopi. Ketika melakukan pekerjaan itu, Ardi sempat pula merasa didikan ayah terlalu keras. Namun bertahun-tahun kemudian, ia bisa menerima hal itu.

"Yang menarik kita baru tahu nh bahwa Pak Ical (Aburizal Bakrie) ya cara mendidiknya ternyata disiplin keras. Waktu dulu mulai bisnis dilepas gitu atau disuruh dari bawah kerja dulu atau langsung?" tanya Sandiaga Uno.

"Nggak tahu waktu itu, tapi setiap summer school harus nyari kerjaan yang di luar dulu. Kan harus ada ngirim resume dan lain-lain. Nah waktu itu begitu balik, wah saya fotokopi iya, habis itu lumayan bisa, nge-binding, dibolongin (kertas) habis itu di-binding," kata Ardi dalam obrolan bersama Sandiaga Uno. "Ngerti ujungnya (alasan bekerja dari bawah). Tapi pada saat ngelakuin kan kok tega. Sempat sebel sama abang, dulu belum bisa ngambil keputusan sendiri."

Bukan cuma Ardi, Nia juga bekerja keras dan memulai karir di usia 7 tahun. Saat itu, ia harus bekerja keras demi membantu sang ibu yang single parent.

"Dari umur tujuh tahun udah nari-nari, Trio Kwek Kwek yang 'Kutakut Mamaku Marah' (Jangan Marah), penarinya, 'Aku Cinta Rupiah' itu juga, udah gitu masuk 'Saras 008'," kata Nia. "Dulu pikirannya oke emang dunianya begini, elu harus cari duit buat sekolah, dari kecil banget. Kan soalnya banyak yang aku tanggung kan, mama, kakak, jadinya ya sudah memang kehidupannya begitu, sekolah, syuting, sekolah, syuting."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts