Ketua DPRD Riau Buka Suara Soal Isu Naik Helikopter BNPB ke Acara Politik
Nasional

Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan alias Eed buka suara terkait videonya saat menaiki helikopter yang diduga milik BNPB untuk menghadiri acara politik viral di media sosial.

WowKeren - Sebuah video yang memperlihatkan helikopter bertuliskan BNPB membawa Ketua DPRD Riau, Indra Gunawan alias Eed dan Ketua AMPG Riau viral di jagat maya. Helikopter yang diduga milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dipakai untuk mengantar keduanya ke acara Musda Golkar di Bengkalis, Riau.

Dalam video yang viral tersebut dapat dilihat sejumlah orang berseragam AMPG menunggu kedatangan heli di kawasan pantai. Tak lama kemudian tampak heli bercat merah dan putih dengan logo BNPB di bagian depan mendarat. Ada juga tulisan BNPB di bagian samping heli. Di bagian ekor ada pula tulisan PK-DPM.

Sejumlah anggota AMPG lalu berbaris setelah heli mendarat. Kemudian keluar dari heli tersebut Ketua DPRD Riau yang juga menjabat Sekretaris DPD Golkar Riau Eet dan Ketua AMPG Riau, Taufik Erman.

Kehadiran keduanya disambut hangat sejumlah anggota AMPG. Teriakan yel-yel "Hidup AMPG! Hidup Golkar!" terdengar dari rekaman video tersebut. Dari video viral itu lantas muncul narasi yang menyebut kalau Eet naik helikopter BNPB untuk ke Musda Golkar.


Menanggapi isu tersebut, Eet pun buka suara. Eet sebelumnya mengaku naik helikopter untuk meninjau Karhutla.

Namun kemudian Eet menyatakan dia memantau illegal logging. Dia juga mengatakan Karhutla di Riau bisa dipantau lewat aplikasi Lancang Kuning.

"Saya ada laporan masyarakat bahwa ada illegal logging, ya, wajar dong Ketua DPRD (pakai heli BNPB), tapi terserahlah masyarakat mau menilai seperti apa," kata Eet kepada para wartawan di Pekanbaru. "Pas saya lewat, jadi laporan itu banyak."

"Kalau masalah Karhutla kan tak mungkin, kan kita sudah punya dashboard Lancang Kuning, lihat pakai dashboard saja sudah bisa (mantau Karhutla), ini ada illegal logging, yang hari ini merambah hutan, jadi saya fasilitas itu, tapi kalau masyarakat menilai dan sebagainya terserah seperti apa gitu," imbuhnya.

Soal sambutan ormas AMPG yang didapat saat di Bengkalis, Eet mengaku tidak mengetahui. "Saya tak tahu juga disambut seperti itu. Biasalah orang kampung kan naik helikopter megah kalau di kampung-kampung itu," katanya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait