Sering Kesemutan? Hati-hati, 7 Penyakit Ini Bisa Mengintai Kesehatan Kalian
Health

Kesemutan biasanya bersifat sementara dan dapat mereda dengan sendirinya. Namun, kesemutan yang terjadi secara berkepanjangan biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatan loh.

WowKeren - Kesemutan mungkin bukan hal yang aneh lagi bagi banyak orang. Sensasi seperti kebas atau mati rasa ini bisa terjadi kapanpun, misalnya setelah duduk bersila dalam waktu lama. Kesemutan ada yang bersifat sementara dan ada pula yang sifatnya berkepanjangan. Penyebab terjadinya kesemutan pun bisa beragam.

Memiliki istilah medis parestesia, kesemutan memiliki sensasi geli atau mati rasa yang dibarengi dengan perasaan seperti Anda tertusuk jarum. Hal ini terjadi ketika saraf secara tidak sengaja mendapatkan tekanan sehingga aliran darah pada saraf tidak lancar.

Kesemutan biasanya bersifat sementara dan dapat mereda dengan sendirinya. Namun, kesemutan yang terjadi secara berkepanjangan biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatan loh. Beberapa penyakit memiliki gejala kesemutan secara berkepanjangan. Untuk itu, berikut tim WowKeren rangkum 7 jenis penyakit yang memiliki gejala kesemutan. Yuk disimak!

(wk/putr)

1. Diabetes


Diabetes

Sering kesemutan menandakan adanya masalah pada sistem saraf atau dinamakan neuropati perifer. Ini adalah salah satu tipe kerusakan sistem saraf yang memang sering mengakibatkan penderitanya mengalami tangan atau kaki sering kesemutan. Salah satu penyebab umum dari neuropati perifer adalah diabetes sehingga kondisi ini juga disebut sebagai neuropati diabetik.

Pada penyakit ini, gejala awal ditandai dengan kaki sering kesemutan yang kemudian merembet ke tubuh bagian atas lainnya, seperti tungkai kaki, lengan, kemudian tangan. Kesemutan ini dapat terasa dengan level sedang hingga parah, tergantung kerusakan yang terjadi pada sistem saraf akibat penyakit tersebut.

2. Penyakit Carpal Tunnel


Penyakit Carpal Tunnel

Carpal Tunel Syndrome (CTS) atau yang juga dikenal dengan sebutan sindrom terowongan karpal ini merupakan keadaan yang berkontribusi pada terjadinya kesemutan di bagian tangan. Penyakit carpal tunnel merupakan sebuah penyakit yang terjadi karena gerakan berulang atau getaran yang akhirnya menekan saraf di pergelangan tangan kalian.

Hal tersebut dapat menyebabkan tangan kesemutan. Selain itu, gerakan yang berulang tersebut dapat mengakibatkan jaringan di sekitar saraf tangan membengkak dan menekan saraf. Pada akhirnya, tekanan tersebut dapat menyebabkan kesemutan disertai dengan mati rasa, terasa sakit, dan salah satu tangan menjadi lemah.

3. Gangguan Tiroid


Gangguan Tiroid

Kelenjar tiroid pada leher berfungsi untuk menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme tubuh. Nah kelenjar tiroid yang kurang aktif atau biasa disebut hipotiroidisme dapat terjadi ketika tiroid memproduksi terlalu sedikit hormon.

Kondisi kelainan yang tidak diobati dapat merusak saraf yang mengirim sinyal ke tangan, sehingga menyebabkan kesemutan, mati rasa, hingga lemah otot. Namun, hal ini hanyalah sebagian kecil dari kemungkinan penyakit yang diidap saat kalian mengalami gejala kesemutan.

4. Gejala Stroke


Gejala Stroke

Salah satu penyakit yang sering diserukan ketika kalian sering mengalami kesemutan adalah stroke. Bukan tanpa alasan, kolesterol tinggi yang tidak terkendali dapat menyebabkan terjadinya sumbatan di pembuluh darah. Salah satu gejala yang kerap dirasakan karena hal itu adalah kesemutan.

Pada penderita stroke, biasanya kesemutan terjadi hanya di salah satu sisi tubuh saja. Kadang-kadang gejala ini disertai dengan adanya gangguan saraf lain seperti tubuh lumpuh sebelah, pandangan kabur, kehilangan keseimbangan, dan kebingungan.

5. Saraf Terjepit


Saraf Terjepit

Saraf terjepit juga dapat menyebabkan kesemutan pada leher, punggung, tangan, hingga kaki. Saraf terjepit dapat terjadi karena cedera, postur tubuh yang buruk, hingga radang sendi. Selain tangan kesemutan, cedera dapat menyebabkan gangguan saraf dan menimbulkan rasa nyeri pada pengidapnya.

Gejala saraf terjepit umumnya muncul secara perlahan, dan seringkali hilang-timbul. Keparahan gejala yang dirasakan pun bisa berubah-ubah, tergantung dari posisi tubuh kalian saat itu. Terkadang, kondisi saraf terjepit juga dapat menyebabkan gangguan fungsional di tubuh seperti kemampuan mengendalikan rasa ingin buang air kecil dan besar, hingga menyebabkan penderitanya mengompol.

6. Gagal Ginjal


Gagal Ginjal

Gagal ginjal dapat menyebabkan kesemutan pada kaki, banyak faktor yang bisa menyebabkan kalian terkena penyakit gagal ginjal tetapi yang paling umum karena diabetes dan tekanan darah tinggi. Gejala kaki kesemutan yang disebabkan oleh gagal ginjal menimbulkan rasa sakit, mati rasa di tungkai kaki, dan otot menjadi tegang.

Yang paling umum dirasakan adalah sensasi "pin and needles" yang merupakan kelemahan otot. Untuk mengetahui apakah kesemutan yang kalian alami akibat penyakit gagal ginjal kalian perlu melakukan tes neurologis electromyography (EMG), tes ini mampu mengukur aktivitas otot dan kecepatan konduksi saraf.

7. Kekurangan Vitamin


Kekurangan Vitamin

Tak mendapatkan cukup vitamin tertentu juga bisa membuat kalian mengalami kesemutan loh. Apalagi jika kalian kekurangan vitamin B. Kekurangan vitamin dapat disebabkan oleh pola makan yang buruk atau kondisi yang mendasarinya. Jika kalian kekurangan vitamin B-12, kemungkinan kalian akan mengalami beberapa gejala kelelahan, sesak napas, pusing, kesemutan dan kedinginan di tangan.

Kalian mungkin memerlukan asupan vitamin yang cukup dari makan-makanan yang sehat atau perawatan lain, jangan sampai kalian kekurangan vitamin karena selain bisa menyebabkan kesemutan, kekurangan vitamin juga akan membuat kondisi tubuh rentan terhadap penyakit lainnya.

Di sisi lain, intip juga beberapa kombinasi jus buah dan sayur yang kaya vitamin dan berguna buat kulit kalian di sini. Simak juga artikel ini untuk mengetahui beberapa penyakit yang mengintai kesehatanmu jika terlalu sering tidur di lantai.

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait