Ilmuwan Temukan Planet Bersuhu Ekstrem, Bintangnya Lebih Panas dari Matahari
SerbaSerbi

Berbeda dengan bumi yang perlu waktu 1 tahun untuk mengelilingi matahari, planet mengerikan ini hanya membutuhkan waktu 3 hari untuk mengitari bintangnya.

WowKeren - Sistem antariksa kita masih menyimpan segudang misteri yang tak kunjung habis untuk terus dieksplorasi. Satu demi satu misteri baru terus ditemukan untuk mengungkap hal-hal yang selama ini belum tercatat dalam peradaban manusia.

Kali ini ilmuwan kembali menemukan sebuah planet di luar tata surya. Lain dari yang lain, exoplanet ini disebut-sebut sebagai salah satu planet ekstrem yang pernah ditemukan.

Hal ini disebabkan karena karakteristik planet tersebut yang memiliki suhu sangat panas. Peneliti dari University of Bern Swiss mengamati dengan seksama planet yang disebut sebagai WASP-189b tersebut. Melalui teleskop antariksa CHEOPS, terlihat jika planet ini memiliki bintang yang juga memiliki suhu sangat panas.

Pemimpin riset ini, Monike Lendl, mengatakan jika planet ini berjarak 326 tahun cahaya dari bumi. WASP-189b memiliki jarak orbit yang dekat dengan bintangnya. "WASP-189b terutama, menarik karena merupakan planet gas raksasa yang mengorbit begitu dekat dengan bintangnya itu," kata dia.


Berbeda dengan bumi yang perlu waktu 1 tahun untuk mengelilingi matahari, planet ini hanya membutuhkan waktu 3 hari untuk mengitari bintangnya. "Dan jaraknya 20 kali lebih dekat daripada antara Bumi ke Matahari," tambah dia seperti dilansir dari The Sun.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, planet ini memiliki suhu 3.200 derajat Celcius. Kendati suhunya masih lebih rendah dari matahari, planet mengerikan ini mampu mengubah logam dan bebatuan di permukaannya ke dalam gas hanya dalam beberapa detik.

Tak seperti bumi yang bergantian mengalami siang dan malam, planet ini memiliki satu sisi yang terus mengalami siang dan satu sisi yang terus mengalami malam. Ukurannya juga besar. Bahkan 1,6 kali lebih besar dari Jupiter, yang merupakan planet raksasa terbesar di sistem tata surya kita.

Sementara itu, bintang yang menjadi pusat orbit planet ini memiliki suhu yang lebih tinggi dari matahari, 2.000 derajat Celcius lebih panas. Itu menjadikannya salah satu bintang terpanas yang diketahui memiliki planet yang mengorbitnya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts