Banyak Bawahannya Kesulitan, Sri Mulyani Mau Larang Rapat Kerja di Jam Sekolah
Instagram/smindrawati
Nasional

Karena rapat kerja biasa dilakukan di jam-jam yang bersamaan dengan PJJ anak, maka hal itu membuat pegawai Kemenkeu kesulitan menyeimbangkan antara membimbing anak dan bekerja

WowKeren - Menteri Keuangan Sri Mulyani akan memilih jam luar sekolah saat menggelar rapat kerja. Keputusan ini rencananya akan diterapkan mulai November mendatang.

Adapun keputusan ini sudah didasarkan pada hasil survei yang dilakukan oleh Itjen Kemenkeu. Dari survei itu, diketahui jika sebagian besar PNS Kemenkeu yang juga menjadi orang tua menghadapi kesulitan dalam melakukan Work From Home (WFH) atau bekerja di rumah.

Karena rapat kerja biasa dilakukan di jam-jam yang bersamaan dengan pembelajaran jarak jauh oleh anak, maka hal itu membuat pegawai Kemenkeu kesulitan menyeimbangkan antara membimbing anak dan bekerja. "Saya mau bikin sekarang rapat-rapat di Kementerian saya tidak boleh saat jam anak sekolah," ujar Sri Mulyani, Senin (26/10).

Ia berharap agar ke depannya rapat kerja di lingkungan Kemenkeu bisa dilakukan secara fleksibel Misalnya saja melakukan rapat pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 20.00. Di jam-jam itu pada umumnya anak sudah selesai melakukan PJJ.


"Jadi terutama untuk young milenial yang jadi young parent dia nggak usah bingung saat anak sekolah sampai jam 14.00 WIB," tutur Sri. "Mereka bisa memerhatikan anak sekolah."

Hal itu disampaikan oleh Menkeu saat menjadi pembicara di acara 'Cerita di Kemenkeu'. Di kesempatan yang sama, hadir juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Nadiem menuturkan jika keterlibatan orang tua menjadi hal yang cukup penting dalam membimbing anak saat PJJ.

Sehingga, Mendikbud pun meminta agar orang tua mau menyisihkan waktu mereka untuk membantu putra-putri mereka. Keterlibatan orang tua juga akan berimbas pada hasil PJJ anak.

"Perbedaan antara kualitas antara PJJ yang baik sama yang tidak baik, faktor terpenting adalah katerlibatan orang tua," tutur Nadiem. "Saya mau ingatkan faktor terpenting keterlibatan orang tua."

Tak hanya mengingatkan, Nadiem rupanya juga sudah menerapkannya di lingkungan keluarganya sendiri. Di tengah kesibukannya, ia berusaha menyisihkan waktu untuk berinteraksi dengan ketiga anaknya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts