Meghan Markle Jadi Anggota Keluarga Kerajaan Pertama yang Ikut Pilpres AS
Getty Images
Selebriti
Pilpres AS 2020

Belakangan ini Meghan Markle memang kerap membahas betapa penting ambil bagian dalam pemilu. Ia juga terus mengajak pemilik hak suara untuk berpartisipasi dalam pemilu AS 2020.

WowKeren - Duchess of Sussex, Meghan Markle, menjadi bangsawan modern pertama yang menggunakan hak suaranya dalam pemilihan umum Presiden Amerika Serikat.

Dilansir dari E!News pada Rabu (4/11), kabar ini beredar setelah Meghan dikonfirmasi menggunakan hak suaranya untuk pilpres, meskipun belum diketahui pasti apakah istri Pangeran Harry tersebut memberikan suaranya lewat pos atau datang langsung ke TPS.

Sebagaimana diketahui, saat ini Meghan Markle dan Pangeran Harry memang telah memutuskan untuk hengkang dari Kerajaan Inggris dan memutuskan untuk pindah ke AS. Pasangan Duke dan Duchess of Sussex tersebut tinggal di kota tepi pantai, Santa Barbara, California.

Sebelum kabar ini beredar, Meghan Markle memang kerap membahas betapa penting ambil bagian dalam pemilu. Ia juga terus mengajak pemilik hak suara untuk berpartisipasi dalam pemilu.

Meghan Markle juga pernah mengungkapkan kebahagiaannya ketika mengetahui calon presiden Joe Biden memilih Kamala Harris sebagai wakilnya. Ia mengungkapkan perasaan itu ketika bertemu aktivis Gloria Steinem saat kerja sukarela pada September lalu.


"Saya sangat senang melihat ada representasi di sana. Bagi saya, menjadi birasial, entah itu boneka atau karyawan di kantor, kamu perlu melihat seseorang yang terlihat sepertimu dalam kapasitas tertentu," ucap mantan aktris "Suits" tersebut kala itu.

Dalam kesempatan tersebut, Meghan juga mengingatkan Gloria untuk menggunakan suaranya dalam Pilpres AS 2020.

Di sisi lain, seluruh aktivitas dan aspirasi Meghan terkait pilpres AS 2020 kemungkinan besar tak bisa terjadi jika dia dan Pangeran Harry tidak mundur dari posisi mereka sebagai anggota resmi kerajaan Inggris pada Maret lalu.

Perlu dicatat, keluarga kerajaan Inggris memilih netral secara politik sejak beberapa dekade lalu. Mereka akan dianggap melanggar konstitusi jika tak netral.

Sementara itu, saat ini AS masih menanti hasil penghitungan suara dalam pemilu AS 2020. Dalam pemilu ini, duet petahana Donald Trump dan Mike Pence akan berhadapan dengan Joe Biden dan Kamala Harris.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts