Ada beberapa jenis spa tradisional yang tak kalah berkhasiat dari spa mancanegara. Penasaran apa saja itu? Simak beberapa di antaranya dalam artikel berikut ini.
- Eva Lestari
- Jumat, 06 November 2020 - 10:46 WIB
WowKeren - Setelah menjalani hari dan aktivitas yang melelahkan, memanjakan diri dengan menikmati spa tentu menjadi pemulihan yang menyenangkan. Spa sendiri adalah singkatan dari solus per aqua yang merupakan sebutan untuk tempat yang memiliki mata air dengan khasiat menyehatkan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, spa sering dikaitkan dengan hotel yang menawarkan fasilitas pemandian air panas dan pijat.
Jika kamu terbiasa menikmati layanan spa mancanegara seperti Swedish Spa, Thai Massage, Shiatsu, atau Ayurveda, kini sudah saatnya untuk mencoba spa tradisional yang asli Indonesia. Meski belum banyak yang tahu, spa tradisional Indonesia telah dikenal di kancah internasional sebagai salah satu yang terbaik. Karakteristik spa tradisional adalah penggunaan bahan-bahan alami khas Indonesia yang dikenal memiliki beragam manfaat, baik untuk kecantikan maupun kesehatan.
Berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren telah merangkum beberapa jenis spa tradisional Indonesia beserta manfaatnya yang bisa kalian coba nikmati. Penasaran apa saja itu? Langsung saja yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
(wk/eval)1. Lulur dari Jawa
Lulur merupakan spa tradisional yang paling populer di Indonesia dan mudah ditemui di berbagai salon kecantikan. Perawatan satu ini dulunya diberikan untuk putri-putri kerajaan di Jawa karena dapat membuat kulit menjadi lebih halus, lembut dan bercahaya.
Lulur tradisional terbuat dari campuran tepung beras, kencur dan berbagai rempah pilihan seperti kunyit, daun kemuning, temu giring, bunga kenanga dan lain sebagainya. Cara penggunaannya sangat mudah, karena cukup diaplikasikan dan digosok secara perlahan ke seluruh tubuh.
2. So'oso dari Madura
So'oso merupakan spa tradisional dari Madura yang cukup mirip dengan lulur. Perawatan ini berkhasiat untuk membuang kotoran yang melekat sekaligus mencegah peradangan, membuat kulit lebih harum, bersinar dan halus. Selain itu, So'oso juga dikenal dengan pijatan yang lama dan intens yang dapat mengembalikan energi fisik maupun spiritual.
So'oso menggunakan campuran bahan alami seperti telur ayam, buah asam, temu giring, tepung beras, jeruk purut dan temu lawak. Campuran tersebut kemudian dibalurkan dan digosokkan ke seluruh tubuh. Setelah mengering, Anda tinggal membilasnya dengan air bersih. Perawatan So'oso ini biasanya ditutup dengan meminum jamu khas Madura yang diyakini dapat membuat tubuh terasa segar dan rileks.
3. Boreh dari Bali
Spa tradisional Indonesia berikutnya adalah Boreh dari Bali. Perawatan ini cukup populer dan dilakukan secara turun temurun oleh wanita Bali. Mereka yang menjalani perawatan ini akan dimanjakan dengan terapi pijat tradisional yang dapat melancarkan sirkulasi darah dan membuat tubuh terasa rileks.
Bahan-bahan yang digunakan dalam ramuan Boreh terdiri dari akar-akaran, kunyit, lada hitam, lada putih dan jahe. Karena berbagai kandungan baik yang dimilikinya, bahan-bahan tersebut juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti sakit kepala, rematik, demam hingga hipertensi.
4. Tangas dari Betawi
Perawatan Tangas yang berasal dari Betawi meliputi pemijatan, pemberian lulur dan uap. Proses perawatannya dimulai dengan pemijatan dan peregangan yang disebut dengan sembe ta'zim kemudian dilanjutkan dengan tangas atau mandi uap. Bahan alami yang digunakan dalam perawatan ini antara lain bunga mawar, melati, kantil, jahe, jeruk limau, daun pandan, biji pala dan serai.
Ritual kecantikan satu ini biasanya diberikan kepada wanita sebelum menikah, saat hamil dan setelah melahirkan. Sebab perawatan ini berkhasiat untuk mengurangi keringat dan membuat tubuh menjadi harum.
5. Batengeh dari Minangkabau
Serupa dengan sebelumnya, spa Batengeh juga memiliki konsep mandi uap. Ritual kecantikan yang berasal dari Minangkabau ini dipercaya dapat membersihkan, merawat dan mengobati. Selain itu, spa Batengeh juga berkhasiat untuk menghilangkan bau anyir, mengembalikan fungsi rahim, mengembalikan kesegarah tubuh, serta mengobati berbagai penyakit seperti reumatik, penyakit kulit, sinusitis dan masih banyak lagi. Dengan sejumlah manfaat tersebut, spa Batengeh biasanya dilakukan oleh calon pengantin, wanita yang baru saja melahirkan dan orang-orang yang baru sembuh dari sakit.
Batengeh diracik dari berbagai bahan alami seperti minyak astiri, seperti sereh wangi, pandan, sirih, gambelu, usa harum dan kenanga. Tak hanya itu, proses peracikannya pun menggunakan berbagai peralatan tradisional seperti periuk tanah, tikar pandan, kain sarung, bangku, tungku, bunga, daun, akar, biji dan kulit kayu.
6. Bakera dari Minahasa
Spa tradisional berikutnya yang wajib kamu coba adalah Bakera. Perawatan kecantikan dari Minahasa ini memiliki khasiat khusus untuk mengencangkan organ intim wanita. Bahkan orang-orang Minahasa menyebutnya bakancing yang berarti organ intim dan reproduksi wanita yang kendor setelah hamil dan melahirkan akan dikembalikan menjadi elastis.
Hal ini dikarenakan spa Bakera dapat mengeluarkan sisa darah nifas dengan lancar, menghilangkan bau amis dari organ reproduksi, memulihkan otot yang kaku dan kendor selama masa kehamilan sehingga otot dapat kembali ke bentuk semula. Dengan sejumlah manfaat tersebut, perawatan satu ini sangat cocok dilakukan oleh wanita yang baru saja melahirkan.
Spa ini menggunakan 20 jenis tanaman yang terdiri dari tanaman obat dan tanaman beraroma harum yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi rasa sakit hingga membunuh kuman. Di antaranya adalah cengkeh, dukung anak, daun pisang, daun balacai, daun sesewanua, daun tawaang, daun mangga, daun beluntas, daun sirih, daun pandan, daun sereh, daun jeruk, jahe, daun kayu manis, bawang putih dan daun pala.
7. Batimung dari Banjar
Spa Batimung yang berasal dari Banjar Kalimantan Selatan memiliki unsur legenda yang terinspirasi dari kisah Putri Junjung Buih dan Lambung Mangkurat. Ritual kecantikan ini dipercaya dapat mengalirkan hawa panas, melancarkan aliran darah serta memperbaiki metabolisme tubuh.
Salah satu bagian dari spa Batimung adalah pemijatan yang dapat membuang kotoran melalui keringat, menjaga metabolisme dan merelaksasi otot. Selain itu, spa ini juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan meredakan insomnia karena mengandung minyak atsiri. Karena berbagai manfaat tersebut, setiap calon pengantin wanita dan pria di Banjar diwajibkan melakukan perawatan Batimung sebelum menikah.
8. Tellu Sulapa Eppa dari suku Bugis
Perawatan spa yang berasal dari Bugis ini memiliki arti hidup dalam harmoni. Sulapa Eppa berkaitan dengan empat elemen alam yaitu api, air dan tanah yang memiliki makna filosofis. Empat elemen ini dapat memberikan manfaat yang maksimal jika keharmonisannya senantiasa dijaga. Bahan yang digunakan dalam perawatan ini disebut dengan Bedda Lotong, yakni sejenis scrub dari beras atau ketan putih yang dicampur dengan berbagai rempah beraroma wangi seperti akar ginseng, jeruk nipis dan daun pandan.
Demikian delapan jenis spa tradisional Indonesia yang telah tim WowKeren rangkum. Simak juga artikel ini untuk mengetahui tips menciptakan spa ala salon di rumah. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai kesalahan yang sering dilakukan dalam menggunakan masker wajah.