Ahok Angkat Bicara Soal Isu Premium Bakal 'Lenyap' Mulai Januari 2021
Nasional

Komisaris Utama PT Pertamina itu ikut menanggapi isu dihapusnya BBM jenis Premium di wilayah Jawa, Bali, dan Madura mulai 1 Januari 2021. Begini penjelasannya.

WowKeren - Beberapa waktu belakangan beredar informasi bahwa bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium akan dihapus mulai 1 Januari 2021. BBM ini sedianya akan dihapus untuk wilayah Jawa, Madura, dan Bali, untuk kemudian diikuti di wilayah lain.

Isu ini sontak menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat yang memang belum sepenuhnya beralih dari penggunaan BBM dengan angka oktan rendah itu. Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun angkat bicara soal isu tersebut.

"Setahu saya tidak benar," ujar Ahok, dilansir dari Detik Finance pada Jumat (20/11). Ia lantas mengarahkan awak media untuk menanyakan langsung kepada direksi Pertamina untuk kebenarannya, "Cek ke direksi atau corcom."

Terkait dengan rencana penghapusan Premium ini sebelumnya sudah pernah ditanggapi manajemen Pertamina. Mereka menegaskan perlunya regulasi yang lebih mengikat seperti Peraturan Presiden untuk menghapus Premium.


"Kalau ada Premium mau dihapuskan itu pasti akan diterbitkan dulu regulasinya atau SK Menteri atau Perpres. Kalau Premium (mau dihapus) itu (harus sesuai) Perpres," terang Vice President Promotion & Marketing Communication PT Pertamina, Arifun Dhalia, Rabu (18/11).

Namun Pertamina memang sedang mengusung misi mengurangi peredaran Premium. Hal ini sejalan dengan upaya Indonesia menyusul sejumlah besar negara lain yang sudah tidak menggunakan BBM dengan angka oktan rendah setara Premium, yakni 88.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah lewat Program Langit Biru yang memberikan harga murah bagi BBM jenis Pertalite menjadi setara Premium. Hal ini dilakukan supaya masyarakat mau beralih dari Premium jadi menggunakan Pertalite yang memiliki angkat oktan lebih tinggi, yakni 90.

Sebab saat ini Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masih menjual BBM setara Premium. Indonesia pun menjadi satu dari 7 negara di dunia yang masih mengedarkan BBM tersebut.

"Hanya tinggal tujuh negara yang masih menjajakan setara premium ini," pungkas Arifun. "Yaitu Indonesia, Kolombia, Mesir, Mongolia, Bangladesh, Ukraina, dan Uzbekistan."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts