Pecahkan Misteri Isu Video Syur, Wajah Gisel Hingga Kejanggalan Letak TV Dibongkar Pakar
Selebriti
Gisella Anastasia Tersangkut Video Syur

Pakar ekspresi maupun pakar telematika mencoba menguak sosok Gisel yang dikaitkan dengan wanita di video syur 19 detik. Jika pakar ekspresi wajah menyoroti sifat asli, ini kata

WowKeren - Face Reader atau Pakar Pembaca Wajah sempat menganalisa sosok Gisella Anastasia. Tersangkut isu video syur, Pakar Pembaca Wajah, Coach Yudi, sempat memuji kepribadian Gisel.

Dibalik sosoknya yang ramah, Gisel sebenarnya cenderung hati-hati dalam bersikap. Bahkan Gisel tak sembarangan akrab dengan seseorang.

"Gisel kalau kita lihat dari alis, jarak alis ke mata, ini kalau alisnya asli ya, karena cukup menantang, cukup menjaga jarak sama orang," ujar Coach Yudi, pakar pembaca ekspresi, "Was Was". Dia baik sama orang lain, tapi untuk bener-bener masuk ke lingkungan dia itu nggak begitu gampang."

Walau dihakimi masyarakat, Coach Yudi menilai Gisel tetap bersikap baik. Ia tak bereaksi negatif dan justru cenderung memantau keadaan.

"Dari bagian hidungnya, dia itu butuh seseorang untuk barengin dia," seru Coach Yudi. "Dari bentuk dagunya, kalau seringkali dikonfrontasi, didesak, dia cenderung akan berkata tidak dulu."


Namun hal berbeda terkuak ketika berkaitan dengan cinta. Gisel cenderung mudah luluh. "Kalau misal di orang lain perlu sepuluh kali (mengucapkan kata cinta), di dia cukup 3 kali lah, meskipun awalnya bilang no," seru Coach Yudi.

Sementara itu, pakar telematika Abimanyu membahas sejumlah properti di video syur tersebut. Secara umum, kemiripan baju hingga gorden memang menguatkan dugaan kalau wanita di video itu adalah Gisel.

"Dan kemudian ada juga gorden lah, lampu sorot, kemudian televisi dan lain sebagainya," ungkap Abimanyu. "Itu memang kebetulan orang yang sama."

Hanya saja, Abimanyu menilai ada kejanggalan dalam posisi TV. Abimanyu mengisyaratkan kalau TV seolah sengaja diletakkan di dekat jendela untuk menggiring opini soal kemiripan Gisel dan wanita di video tersebut. Abimanyu curiga ada unsur "pemaksaan" dibalik letak TV tersebut.

"Ruangan di video udah mirip, bentuk ruangannya, posisi lampunya, posisi televisi yang dipasang di dekat jendela," kata Abimanyu. "Atau kalau memang adegannya direkayasa, ya itu dipasang sengaja biar secara konotatif mengarah pada figur yang bersangkutan. Janggal sih jika seseorang masang televisi di dekat jendela. Tapi mungkin dengan keterbatasan tempat, maka apa boleh buat penempatan televisinya seperti itu. Nah, kemiripan itu ada."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts