Ibu Meninggal Kena Covid-19, Ini Hasil Tes Swab Ririn Ekawati Dan Ibnu Jamil
Selebriti
Seleb vs Corona

Ririn Ekawati tengah berduka usai sang ibu meninggal akibat terinfeksi virus corona. Ia bersama sang kekasih, Ibnu Jamil pun langsung di-swab. Bagaimana hasilnya?

WowKeren - Ririn Ekawati tengah dilanda duka akibat meninggalnya sang ibu, Samsidar Zaid Moga pada hari ini, Rabu (2/12). Ibu Ririn mengehembuskan napas yang terakhir akibat terinfeksi virus corona.

Ririn mengungkapkan ia langsung meminta seluruh keluarga untuk melakukan tes swab setelah ibunya dinyatakan positif COVID-19. Ia juga menyuruh sang kekasih, Ibnu Jamil untuk tes virus corona.

Keputusan itu diambil Ririn demi memastikan tidak ada anggota keluarganya yang tertular COVID-19 setelah sempat menjalin kontak dengan sang ibu. Hasil tes swab keluarga Ririn sendiri telah keluar.

Ririn, Ibnu Jamil, dan seluruh keluarganya dinyatakan negatif COVID-19. “Tapi, allhamdulillah kita semua yang ada di rumah udah tes swab dan negatif,” kata Ririn Ekawati di Bendungan Hillir, Pejompongan, Jakarta Pusat pada Rabu (2/12).

Bintang film “Di Balik 98” ini menceritakan kondisi kesehatan sang ibu menurun setelah datang dari Palu. Rupanya, ibu Ririn memiliki riwayat penyakit gula dan kolestrol sebelum dinyatakan positif COVID-19.


Saat datang ke Jakarta, Ririn menceritakan ibunya mengalami demam. Hasil pemeriksaan kemudian mengungkap sang ibu terinfeksi virus corona. Mengetahui itu, Ririn dengan dibantu Ibnu langsung mengurus perawatan sang ibu.

”Iya harus ada cek,” cerita wanita kelahiran Tarakan ini. “Karena memang pas pertama kali mama datang dari Palu yang ngurusin semua karena mama tinggal sama saya jadi yang ngurusin semua saya.”

”Dari gantiin baju dan semua makanya saya abis itu langsung tes swab segala macam,” sambungnya. “Dan allhamdulillah kita semua, satu keluarga, termasuk Ibnu semua negatif.”

Ririn mengatakan tidak berada di samping sang ibu di saat terakhirnya. Pasalnya, ia tidak boleh bertemu langsung dengan ibunya sejak dinyatakan positif COVID-19. Komunikasi keduanya pun hanya dilakukan melalui sambungan video call.

”Karena memang keadaannya pasien COVID-19 itu tidak bisa dijenguk, tidak bisa ditemani jadi kita nggak ada di situ saat mama meninggal,” terang Ririn. “Tapi semua prosesi yang ada dari pemasangan alat, pemberian obat, dan semuanya itu dokter dan suster selalu video call. Jadi kita lihat semua prosesnya step by step dari awal sampai mama tadi nggak ada, jadi kita ngelihat semua by video call.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts