Langkah ini diambil ARMY untuk memberi tahu agensi bahwa ada pihak yang tak setuju, yakni mereka. Fans pun menuntut beberapa hal kepada agensi, salah satunya pembatalan konser.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Senin, 14 Desember 2020 - 20:00 WIB
WowKeren - ARMY memulai protes terhadap rencana Big Hit Entertainment dengan BTS (Bangtan Boys) baru-baru ini. Mereka menunjukkan ketidaksetujuan dengan mengirimkan truk protes ke gedung agensi yang juga menaungi boy grup TXT itu pada hari ini, Senin (14/12).
Langkah ini diambil ARMY untuk memberi tahu agensi bahwa ada pihak yang tak setuju, yakni mereka. Pesan yang disajikan di salah satu truk protes mengatakan, "Big Hit telah menjadi gila tentang saham dan kehilangan fundamental mereka."
Pertama, ARMY memprotes produksi drama remaja BTS yang akan datang, dan menyerukan penghentian produksi. Tulisan pada salah satu truk kiriman ARMY berbunyi, "Hentikan produksi drama BTS Universe 'Youth'."
ARMY juga sangat menentang konser label bersama dan memprotes, "Jangan gunakan BTS dan ARMY sebagai alat demi kesuksesan label". Mereka meminta agar konser bersama dihentikan. ARMY mengklaim bahwa konser tersebut adalah tindakan egois yang dilakukan agensi.
Sebelumnya, ARMY telah mengindikasikan boikot konser karena beberapa alasan, seperti harga yang keterlaluan, kurangnya pertimbangan untuk penggemar BTS, serta agensi yang menggunakan nama BTS untuk melakukan promosi.
Hingga berita ini ditulis, Big Hit Entertainment belum menanggapi protes tersebut. Bagaimana menurut kalian?
(wk/dewi)