KeyEast harus membayar ganti rugi setelah skandal yang melibatkan Jisoo dari 'River Where the Moon Rises'.
- Senin, 06 Juli 2026 - 14:33 WIB
WowKeren - Aktor Jisoo kembali menjadi sorotan setelah agensinya yang lama, KeyEast, diwajibkan membayar ganti rugi sebesar 880 juta KRW (sekitar $573,900) terkait keluarnya Jisoo dari drama KBS 'River Where the Moon Rises'. Keputusan ini diambil setelah KeyEast menarik banding terakhir mereka di Mahkamah Agung pada 25 Juni 2026, membuat keputusan pengadilan sebelumnya menjadi final.
Kasus ini bermula dari skandal perundungan yang melibatkan Jisoo pada tahun 2021, yang membuatnya mengundurkan diri dari drama tersebut saat masih tayang. Jisoo mengakui beberapa tuduhan dan memilih untuk mundur, yang menyebabkan produksi drama mengalami kerugian besar karena syuting telah selesai hingga episode 18 dari total 20 episode.
Setelah pengunduran Jisoo, produksi drama terpaksa mengganti aktor dengan Na Inwoo pada menit-menit terakhir untuk menyelamatkan tayangan. Na Inwoo mulai tampil dari episode 7 dan proses syuting ulang dilakukan untuk menjaga konsistensi cerita, termasuk syuting ulang episode 1 hingga 6 setelah situasi sedikit mereda.
Akibat biaya ekstra yang sangat besar, Canvas N, perusahaan produksi drama, menggugat KeyEast dengan tuntutan mencapai 3 miliar KRW (sekitar $1,957,200). Mereka mengklaim bahwa mereka mengalami kerugian finansial yang parah karena harus memulai segala sesuatunya dari awal, termasuk biaya tambahan untuk staf, sewa lokasi dan peralatan, serta biaya lainnya.
Pertarungan hukum ini berlangsung cukup lama. Pada awalnya, pengadilan setuju dengan klaim Canvas N dan memutuskan agar KeyEast membayar 1,42 miliar KRW (sekitar $926,400). Namun, setelah kasus tersebut dibawa ke pengadilan banding yang lebih tinggi, jumlah tersebut dipotong menjadi 880 juta KRW. Canvas N, yang tidak puas dengan keputusan ini, berusaha membawa kasus ini ke Mahkamah Agung, tetapi permohonan mereka ditolak.
Dengan KeyEast yang kini juga menarik banding mereka, pertempuran hukum yang panjang ini resmi berakhir. Agensi tersebut kini harus menghadapi tagihan yang sangat besar akibat skandal yang melibatkan mantan artis mereka, Jisoo.
(wk/timw)