Jelang Natal, Muncul Bintang ‘Bethlehem’ Langka Yang Punya Penjelasan Ilmiah
BBC Magazine
SerbaSerbi

Bintang ‘Bethlehem’ yang ada dalam kisah kelahiran Yesus Kristus rupanya benar-benar muncul menjelang perayaan Natal. Ahli astronomi juga memiliki penjelasan ilmiah mengenai fenomena itu.

WowKeren - Bintang Bethlehem atau bintang Natal selama ini diketahui dari cerita tentang kelahiran Yesus Kristus. Kini menjelang perayaan Natal, bintang yang diceritakan di Alkitab itu rupanya benar-benar muncul.

Munculnya bintang Natal atau “Star of Bethlehem” ini rupanya dapat dijelaskan secara ilmiah oleh para ahli astronomi. Menurut ilmuwan, bintang Natal adalah konjungsi Jupiter-Saturnus yang terjadi saat Winter Soltice atau titik balik matahari musim dingin.

Dilansir dari News Australia, Perth Observatory menjelaskan jika konjungsi Jupiter-Saturnus pada Winter Soltice terjadi setiap 400 tahun sekali. Oleh sebab itu, fenomena bintang Natal ini merupakan kejadian yang sangat langka.

Sementara itu, LAPAN menyebut konjungsi Jupiter-Saturnus terhadi setiap 20 tahun sekali pada tanggal yang berbeda-beda. Sedangkan khusus konjungsi Jupiter-Saturnus saat Winter Soltice, terakhir terjadi pada tahun 1923 silam. Atas dasar itu, sebagian ilmuwan percaya jika Star of Bethlehem dan konjungi Jupiter-Saturnus adalah peristiwa alam yang sama.


Ilmuwan menjelaskan pada tanggal 21 Desember, kedua planet ini akan tampak dalam 0,1 derajat antara satu sama lain di antariksa. Fenomena ini akan membuat kedua planet itu tampak seperti 1 bintang yang sangat besar dari Bumi.

Sebagai informasi, Jupiter mengorbit Matahari dalam 11,86 tahun Bumi. Sedangkan Saturnus mengorbit matahari dalam 29,4 tahun Bumi. Hal ini menyebabkan Jupiter akan menyalip Saturnus setiap 20 tahun.

Para astronom biasa menyebut peristiwa itu dengan nama Konjungsi Agung. Konjungsi ini terjadi pada tanggal yang berbeda, namun yang dianggap paling istimewa saat Winter Solice karena bertepatan dengan perayaan Hari Natal.

LAPAN melaporkan jika fenomena ini akan terjadi pada 21 Desember pukul 18.30 WIB, dimana puncaknya akan terjadi pada 22 Desember 2020 pukul 01.18 WIB. Masyarakat yang ingin menonton dapat melihatnya ke arah barat daya setelah matahari terbenam. Nantinya, aka nada satu bintang yang paling terang, itulah Jupiter dan Saturnus yang berdempetan.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait