Nobu Tersangka Video Syur Gisel Girang Didukung Keluarga, Pakar Ekspresi: Ada Sedih dan Takut!
Instagram/yukinobu_de_fretes
Selebriti
Gisella Anastasia Tersangkut Video Syur

Nobu telah mengunggah postingan dan mengungkap rasa syukur atas dukungan dari keluarga di Jepang. Sementara itu, video dirinya meminta maaf di depan awak media sempat dianalisa oleh pakar ekspresi.

WowKeren - Michael Yukinobu Defretes alias Nobu tampak mengunggah postingan terbaru pasca menjalani pemeriksaan perdana. Senin, 4 Januari, Nobu hadir di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan terkait statusnya sebagai tersangka kasus video syur Gisella Anastasia.

Dua hari setelah diperiksa, Nobu pamer foto dirinya di sebuah taman. Tak sendiri, Nobu ditemani oleh seekor rusa.

Tak mau bersedih karena dihujat netizen, Nobu tetap berusaha optimis. Ia mengungkap kalau keluarga di Jepang telah memberikan dukungan padanya.

"Pagi ini semua keluarga di Jepang menghubungi dan mendoakan," kata Nobu. "Terima kasih semuanya. Lain kali saya pergi ke Jepang, saya ingin menikmati makanan enak."

Sejumlah pihak hingga saat ini masih terus memberikan dukungan. Selain keluarga, teman-teman juga menuliskan komentar positif di postingan terbaru Nobu.


"Doa Aku dan @rahmatul_mahfuzh Selalu buat Loh Bro,Kristus itu Tahu apa isi Hatimu Cepat Pulang Biar ngopi kita Horas Anak Medan," kata seorang kawan. "Nobu Kun, semoga berhasil kembali ke Jepang. Teman-teman menunggu di Kakogawa ya," ujar kawan lainnya. "Terima kasih," balas Nobu.

Sementara itu, Nobu sudah meminta maaf dan mengungkap penyesalan atas perbuatannya. "Untuk hal yg terjadi selama ini saya benar-benar menyesal dan minta maaf ke seluruh masyarakat Indonesia, keluarga dan pihak-pihak terkait," kata Nobu.

Terkait penyesalan Nobu itu, pakar ekspresi Kirdi Putra sempat buka suara. Menurut Kirdi, Nobu memperlihatkan ekspresi sedih dan takut.

"Begitu MYD keluar kemudian menghadapi media, kemudian menampilkan bahasa tubuh yang menurut saya generik kalau misal orang minta maaf di Indonesia, tangan disedekapkan," kata Kirdi. "Yang bisa kita perhatikan, kalau ekspresi wajah kita tertahan oleh masker, jadi kita gak bisa lihat secara objektif, terlalu subjektif kalau kita memaksakan."

"Tetapi kalau kita dengar dari kata-kata MYD sendiri, ada getaran, bukan kata-katanya yah, tapi ada getaran di situ," lanjut Kirdi. "Saya melihat, ada perasaan sedih dan takut pada wajahnya. Kalau kita berprasangka baik, mungkin saja dia memang menyesali apa yang telah terjadi. Kalau gak berprasangka berdasar analisa aja, bisa kemungkinan besar yang dirasakan bukan merasa menyesal atau merasa salah segala macam, antara takut atau khawatir atau sedih sih itu yang terlihat dari kata-kata dia saat dia minta maaf. Takut apa? bisa jadi konsekuensi hukum yang terjadi sesudahnya, kalau sedih bahwa berarti menyesali yang sudah terjadi."

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts