Sindiran Menohok Dokter Tirta Untuk Ribka Anggota DPR Yang Tolak Vaksin Corona
Instagram/dr.tirta
Selebriti
Vaksin COVID-19

Dokter Tirta beri sindiran menohok atas pernyataan kontroversial anggota DPR, Ribka Tjiptaning yang lebih memilih membayar denda jutaan rupiah daripada harus divaksin.

WowKeren - Tirta Mandira Hundhi atau yang kerap disapa dengan nama Dokter Tirta memberikan sindiran menohok bagi Ribka Tjiptaning yang menolak divaksin virus corona. Ia menyayangkan pernyataan kontroversial Ribka sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang dinilai tidak memberi contoh baik bagi masyarakat.

Seperti diketahui, Ribka dalam rapat dengar bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi menyatakan tidak ingin divaksin. Bahkan, ia lebih memilih diberi sanksi denda jutaan rupiah bersama seluruh keluarganya ketimbang harus menerima vaksin COVID-19.

Dokter Tirta pun menuliskan kritikan tajamnya melalui akun Instagramnya. Ia menyatakan akan terus memantau Ribka agar tidak benar-benar meminta vaksin dari siapapun buntut pernyataan kontroversial itu.

SIAP BOSKU @dpr_ri. Gaperlu sampean di vaksin duluan. Saya? Duluan. Saya juga GA SETUJU VAKSIN DIWAJIBKAN. DAN HARUSNYA WAKIL RAKYAT DAN NAKES YANG JADI CONTOH EDUKASI,” kata dokter Tirta. “Jika di kemudian hari, anda meminta vaksin apapun, bahkan vaksin merah putih, akan saya catat! Bilang aja sampean WAKIL RAKYAT TAKUT DIVAKSIN. MAU CEK OMBAK DULU.”


KETIKA PERMENKES DI KETUK KMREN Ke mana aja? Ga usah dalih ‘demi rakyat’. Kalo kalian peduli, kemaren demo omnibus ga patuh protokol. Kok ga komentar? Saya GA SETUJU VAKSIN DIWAJIBKAN. Banget. Tapi WAKIL RAKYAT HARUSNYA MENJADI CONTOH,” sambungnya. “Jika anda nolak. Kemana selama 9 bulan terakhir? Saat penanganan covid? Muncul pas APD, OBAT ama VAKSIN. Kok pas bulan Juli ga ikut kritik vaksin?.”

Dokter Tirta juga mengingatkan Komisi IX DPR sendiri yang mendukung vaksin dengan syarat gratis dan pejabat divaksin pertama. Kini setelah syarat itu dipenuhi pemerintah, anggota DPR justru pergi dan memberikan kritikannya.

Di Desember Komisi IX @dpr_ri berdiskusi dengan Menkes Terawan saat itu. Dan mreka mendukung vaksin: asal gratis dan pejabat divaksin DULUAN” sindir Tirta. “Kalo lu ga dukung, pak Terawan ga bakal statement bosku. Lah usul mreka d acc. Pejabat duluan. Abis di acc. Malah mlipir. Waton ki @dpr_ri ra omnibus, ra pandemi, golek golek ae koe!

Di Maret, statement bu Ribka ini juga viral. Bos. Serius. Kalo mau ngurus pandemi yg bener @dpr_ri ah. Lu gantiin gue aja kali2, jangan duduk doank di sono,” lanjutnya. “Mau ente apaan Komisi IX @dpr_ri? Kemren anggota Komisi IX @dpr_ri bu netty diskusi dengan saya, beliau ga gini-gini amat dah. Enak.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts