Begini Pembelaan Kubu Habib Rizieq Usai Terungkap Sembunyikan Status Positif COVID-19
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Mabes Polri mengungkap bahwa Habib Rizieq ternyata pernah dikonfirmasi positif COVID-19 namun malah mengaku sehat walafiat di hadapan publik. Pihak Rizieq pun buka suara.

WowKeren - Polisi baru-baru ini mengungkap bahwa Habib Rizieq Syihab sempat dikonfirmasi positif COVID-19 namun malah tak diungkap dan mengaku sehat. Kontroversi ini pun belakangan ditanggapi oleh kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmo Pawiro.

Sugito menegaskan bahwa kliennya itu tetap mematuhi peraturan untuk melakukan isolasi meski tak mengungkap hasil tes swab-nya. Terkait alasan menyembunyikan hasil tesnya, dijelaskan Sugito merupakan bagian dari privasi rekam medis seseorang.

"Tidak semua apa yang jadi privasi keluarga harus diinformasikan ke publik," jelas Sugito saat dikonfirmasi pada Kamis (14/1). "Atau pemerintah harus tahu."

Kembali Sugito memastikan bahwa Rizieq tetap mematuhi aturan untuk melakukan isolasi bagi pasien positif COVID-19, dalam hal ini berarti isolasi mandiri. "Kalau Habib Rizieq harus menaati ketentuan yang dijalankan pemerintah, iya (sudah dijalankan). Seperti isolasi semuanya kan diikuti," tutur Sugito, dilansir dari Detik News, Jumat (15/1).


Dijelaskan Sugito, Rizieq pun merasa yakin dengan tim kesehatan yang selama ini merawatnya. Karena itulah, Sugito heran mengapa hasil tes swab Rizieq seolah dipaksa untuk diungkap. Sugito pun kemudian mengaitkan hal ini dengan posisi Rizieq sebagai oposisi pemerintah sehingga kerap kali menjadi target berbagai pelanggaran hukum.

"Habib Rizieq juga kan selama ini untuk urusan kesehatan di-backup oleh tim MerC kan," tutur Sugito. "Kok hanya Habib Rizieq sih, kenapa hanya Habib Rizieq? Karena selama ini Habib Rizieq terlalu oposan terhadap pemerintah?"

Sebelumnya Bareskrim Mabes Polri mengungkap bahwa sang ulama pernah dinyatakan positif COVID-19 selama masa pemeriksaan. Karena itulah kemudian polisi menjerat Rizieq dengan pasal berlapis, termasuk pidana menyebarkan berita bohong karena membantah positif COVID-19 ke publik saat dirawat di RS Ummi, Bogor, akhir November 2020 kemarin.

"Diketahui bahwa (Rizieq) sudah positif itu tanggal 25, 25 November," beber Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian, Selasa (12/1). "Tapi di 26 November itu mereka ngomong tidak ada masalah, sehat walafiat tidak ada sakit apa pun."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts