Mbah Mijan Komentari Video Viral Suara Minta Tolong Saat Pencarian Korban Sriwijaya Air: Itu Gaib!
Selebriti
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Mbah Mijan turut buka suara soal video viral dengan suara minta tolong yang terdengar saat tim penyelamat mencari korban Sriwijaya Ar SJ182. Paranormal kondang ini mengunggah video menarik untuk mengomentari hal tersebut.

WowKeren - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan adanya video dengan suara minta tolong saat tim penyelam gabungan melakukan pencarian korban Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di tengah laut. Paranormal kondang Mbah Mijan ikut menanggapi video tersebut. Ia menyebut suara minta tolong yang berhasil tertangkap oleh alat perekam tim penyelam adalah suara gaib.

Dalam postingan Instagram pada Senin (18/1), Mbah Mijan mengunggah video yang memperlihatkan mamalia laut tengah memancing mangsanya. Sang mamalia laut itu sedang makan lalu mengeluarkan suara yang terdengar menyeramkan.

"MEDIA SOSIAL HEBOH GARA-GARA VIDEO 'SUARA MINTA TOLONG' SAAT PENCARIAN KORBAN SRIWIJAYA AIR," tulis Mbah Mijan. "Suara unik pada video berikut ini adalah saura Mamalia Laut yang sedang makan, selain hewan laut ini, Lumba-lumba juga punya suara khas."


Mbah Mijan kemudian mengungkap bahwa dalam beberapa kasus, para penyelam seringkali merekam suara yang dihasilkan oleh mamalia tersebut. "Pada beberapa kasus, suara suara aneh yang kadang tertangkap alat perekam para penyelam bersumber dari Mamalia Laut ini," sambungnya.

Namun dalam kasus suara minta tolong yang terekam oleh alat tim penyelam saat proses pencarian korban Sriwijaya Air, Mbah Mijan meyakini itu adalah suara gaib. "Kendati demikian, Mbah meyakini bahwa suara minta tolong pada proses pencarian korban Sriwijaya Air adalah benar-benar suara ghaib. Al-Fatihah," pungkasnya.

Mbah Mijan

Instagram

Seperti diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak terjatuh beberapa menit setelah lepas landas pada Sabtu (9/1) lalu. Sebelumnya, TNI AL telah berhasil menemukan bagian dari CVR kotak hitam Sriwijaya. Bagian CVR yang berhasil ditemukan adalah casing dan charger-nya. Namun, bagian yang terpenting, yakni memori rekaman masih belum ditemukan.

Di sisi lain, sudah ada 24 korban Sriwijaya Air yang berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri per Minggu (17/1). Sebanyak 15 jenazah di antaranya teridentifikasi dengan DNA. Sedangkan 12 jenazah juga diidentifikasi dengan menggunakan sidik jari.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts