Polisi membagikan informasi soal perkembangan penyelidikan kematian aktor muda, Marco Panari. Polisi pun membeberkan sejumlah fakta setelah memeriksa 6 orang saksi.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 03 Februari 2021 - 14:41 WIB
WowKeren - Kematian aktor muda sekaligus adik Angela Gilsha, Marco Panari, sukses mengejutkan publik. Berbagai dugaan pun bermunculan mengenai penyebab kematian Marco yang sangat mendadak. Apalagi ibu Marco juga sempat menyinggung soal sang putra yang salah pergaulan.
Kasus meninggalnya Marco Panari pun kini sudah ditangani Polsek Menteng. Dari penuturan Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Ghozali Luhulima, polisi sudah periksa enam saksi, terdiri dari 3 perempuan dan 3 laki-laki.
Saat kejadian, Marco Panari disebut tengah berada di apartemen yang berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Kompol Ghozali menyebut Marco dan teman-temannya tengah minum minuman beralkohol di apartemen tersebut.
"(Mereka) di apartemen itu mereka minum, minuman alkohol. Dari teman-temannya ini sudah dibilang, 'Lo jangan minum kebanyakan.' Memang ibunya telepon mau casting," kata Kanit Reskrim Polsek Menteng Kompol Ghozali Luhulima, dilansir dari Detik.com, Rabu (3/2).
Lebih lanjut, Kompol Ghozali Luhulima mengatakan di lokasi juga ditemukan mie instan. Marco Panari selain minum juga mengkonsumsi mie instan.
"Dia minuman dan ada mie juga, mie apa nggak tahu. Semua sudah kita sita, minuman, semua sudah yang berkaitan sama itu kita sudah amankan. Yang makan mie instan ini korban sendiri. Karena satu itu," jelas Kompol Ghozali Luhulima.
Tidak hanya sekali, sebelum tersedak Marco Panari dan teman-temannya rupanya minum-minuman beralkohol di dua tempat berbeda. "Di apartemen itu minumnya. Dia minum dua kali, dia minum malamnya di situ, akhirnya pindah ke (daerah) Jakarta Selatan sana jam 7 pagi balik lagi ke apartemen itu," tuturnya.
Saat dilakukan pemeriksaan ditemukan ada darah yang keluar dari hidung Marco Panari. Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan saksi, diketahui Marco Panari juga sempat mimisan.
"Sebelum minum itu, memang korban ini kita menemukan keluar darah di hidung. Katanya sebelum minum dia mimisan berdasarkan keterangan saksi," pungkasnya.
Marco Panari meninggal pada Sabtu (30/1/2021) sekitar pukul 20.25 WIB. Saat ini, jenazah Marco Panari pun sudah dikremasi di Bali.
(wk/amel)