Fiersa Besari Soroti Akun Pedofilia, Tersangka Ngaku Hanya Untuk Cari Followers
Instagram/fiersabesari
Selebriti

Fiersa Besari mengajak netizen untuk melaporkan sebuah akun pedofilia yang mengkhawatirkan. Berkat ajakan itu, pemilik akun cepat tertangkap polisi dan mengungkapkan apa motif sebenarnya.

WowKeren - Fiersa Besari baru-baru ini menyoroti sebuah akun yang sangat mengkhawatirkan. Bagaimana tidak, akun itu mengunggah foto-foto anak kecil yang berbau pedofilia.

Pelaku terlihat mengunggah gambar anak perempuan dengan kalimat “Hobi aku suka anak SD” di akun Twitter dan Facebook. Postingan mengkhawatirkan itu bahkan terjadi beberapa kali di sejumlah lokasi yang terlihat berbeda di foto.

Tak tinggal diam, pria yang baru saja menjadi seorang bapak ini langsung memberikan peringatan di akun media sosialnya. Fiersa mengajak netizen untuk beramai-ramai me-report akun tersebut dan membantu melaporkannya ke polisi.

Kawan-kawan. Tolong selidiki pemilik akun @taupikarisandy, minimal report akunnya,” tulis Fiersa di akun Twitternya, Minggu (21/2). “Kalau mau menyebarkan awareness dengan meng-capture, tolong sensor foto-foto anak kecil yang ada di akun tersebut. Terima kasih banyak.”

Fiersa Besari Soroti Akun Berbau Pedofilia

Twitter


Ajakannya itu langsung berbuah lebih dari 8 ribu retweet dan mendapatkan like lebih dari 25 ribu akun. Semakin tersebar ajakan Fiersa itu, polisi berhasil menangkap pelaku penyebar konten asusila gambar anak-anak itu.

Penangkapan dilakukan oleh Polres Tapin jajaran Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Minggu (21/2) di Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin. Setelah ditangkap, polisi langsung menyelidiki motif tersangka berinisial MT itu.

Kepada polisi, MT mengaku memang mengunggah foto-foto dengan konten asusila tersebut. Ia mengungkapkan mengunggah foto-foto itu hanya karena ingin mendapatkan banyak followers di akun media sosialnya.

Kendati demikian, polisi masih terus mendalami kasus ini. Hal ini demi mengungkap apakah anak-anak yang ada dalam foto itu benar-benar menjadi korban pelecehan seksual atau tidak.

”Tersangka berinisial MT (32) diringkus pada Minggu (21/2) di rumahnya di Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Mochamad Rifa'i di Banjarmasin seperti dilansir dari Antara, Senin (22/2). “Pengakuan sementara pelaku ke penyidik motifnya hanya meningkatkan followers atau pengikut di media sosialnya. Namun tentunya masih terus didalami.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts