Istri Syekh Ali Jaber Tidak Boleh Keluar Rumah Usai Suami Meninggal, Alasannya Bikin Haru
Instagram/syekh.alijaber
Selebriti

Sudah 40 hari lebih sejak Syekh Ali Jaber menghembuskan napas yang terakhir. Ada alasan haru, istri Ali Jaber tidak boleh pergi keluar rumah sejak suaminya meninggal dunia.

WowKeren - Kepergian Syekh Ali Jaber untuk selama-lamanya masih menyimpan duka yang mendalam bagi keluarganya. Sang adik, Syekh Muhammad Jaber membeberkan jika keluarga sudah melakukan sejumlah acara untuk menghormati salah satu pemuka agama terbaik di Indonesia itu.

Syekh Muhammad juga berbicara mengenai acara peringatan 40 hari wafatnya sang kakak. Ia mengaku bersyukur peringatan itu sampai mendapatkan sambutan istimewa dan ditayangkan di salah satu stasiun televisi.

Menurutnya, hal ini menjadi tanda jika almarhum kakaknya sangat disayangi oleh Allah dan masyarakat Tanah Air. Apalagi semasa hidup, Ali Jaber selalu memberikan dakwah-dakwah yang memotivasi masyarakat.

”Semoga ini menjadi tanda Allah mencintai beliau,” ujar Syekh Muhammad ditemui di Cipondoh, Tangerang, Sabtu (27/2). “Semuanya untuk berdoa, untuk beliau memberikan motivasi bagi saya sendiri untuk meneruskan dakwah beliau insya Allah.”


Syekh Muhammad juga mengungkap fakta mengenai kondisi istri almarhum Ali Jaber. Rupanya, istri Ali Jaber sudah tidak boleh pergi-pergi sejak suami meninggal. Hal ini sebagai bentuk berkabung dan menghormati almarhum Ali Jaber.

”Istri almarhum nggak boleh keluar rumah, kecuali ada acara penting ya,” beber Syekh Muhammad. “Suaminya meninggal, tetap di rumah nggak boleh ke mana-mana.”

Saat acara peringatan 40 hari Ali Jaber, sang adik menyebut semua keluarga dari Jakarta datang berkumpul. Walau begitu, ia mengaku pihak keluarganya dari Lombok belum sempat datang karena situasi masih pandemi COVID-19.

”Alhamdulillah semua keluarga yang di Jakarta datang, kecuali yang di Lombok belum sempat datang ke sini,” jelas Syekh Muhammad. “Tapi insya Allah kami semua meneruskan dakwah beliau.”

Terakhir, ia hanya bisa berharap agar bisa terus melanjutkan cita-cita kakaknya semasa hidup. “Walau beliau sudah wafat, tapi cita-cita beliau insya Allah kami terusi sampai akhir hayat,” pungkas Syekh Muhammad Jaber.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts