Luhut Ungkap Ada Pejabat Pertamina Dipecat Langsung Oleh Jokowi, Ahok Bilang Begini
Instagram/basukibtp
Nasional

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya tidak mengungkapkan secara gamblang siapa pejabat Pertamina yang dipecat oleh Jokowi tersebut dan kapan pemecatan dilakukan.

WowKeren - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investas (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan ada seorang pejabat tinggi PT Pertamina (Persero) yang dipecat langsung oleh Presiden Joko Widodo. Meski demikian, Luhut tidak mengungkapkan siapa pejabat tersebut dan kapan pemecatan dilakukan.

Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pun turut dimintai tanggapannya terkait kabar pemecatan tersebut. Namun, Ahok mengaku tak mau menduga-duga siapa pejabat yang dipecat oleh Jokowi tersebut.

"Saya tidak berani tebak-tebak," kata Ahok kepada detikcom, Rabu (10/3). "Bisa nanya ke Pak Luhut."

Ahok menyatakan dirinya takut salah menebak pejabat yang dimaksud oleh Luhut. Kala ditanya siapa saja pejabat Pertamina yang dipecat dalam waktu dekat ini, Ahok justru meminta untuk ditanyakan langsung ke Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.


"Nanti salah jika tebak maksudnya beliau yang mana," ujar Ahok. "(Pejabat yang baru dipecat dalam waktu dekat) bisa nanya ke Dirut."

Sebelumnya, Luhut mengungkapkan bahwa pejabat Pertamina itu sempat menanyakan alasan pemecatannya. Menurut Luhut, Jokowi kala itu melakukan pemecatan dengan alasan terkait TKDN. Diketahui, pemerintah memang tengah mendorong kenaikan TKDN demi menekan impor dan menjaga neraca perdagangan.

"Ada pejabat tinggi Pertamina kemarin itu dipecat presiden langsung," kata Luhut dalam Rakernas Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021, Selasa (9/3). "Kamu cek saja siapa yang diganti."

Di sisi lain, Luhut juga sempat menyebut Pertamina ngawur lantaran masih mengimpor pipa yang sebenarnya sudah bisa diproduksi di dalam negeri. "Pertamina itu ngawur-nya minta ampun. Masih impor pipa, padahal sudah bisa dibuat di Indonesia. Bagaimana itu?" tutur Luhut.

Selain itu, Luhut juga sempat menyatakan bahwa dirinya tak pernah "mengemis" agar perusahaan asing berinvestasi di Indonesia. Menurut Luhut, dirinya hanya membuat posisi Indonesia dengan perusahaan asing tersebut saling menguntungkan.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts