Kalbe Farma Luncurkan Alat Tes COVID-19 Pakai Air Liur, Seakurat Swab PCR?
Pixabay/PIRO4D
Health

Berbeda dengan tes RT-PCR yang memerlukan sampel usap (swab) lendir hidung atau tenggorokan, alat ini hanya memerlukan sampel air liur atau saliva untuk mendeteksi COVID-19.

WowKeren - Otoritas berwenang terus mencari metode yang benar-benar ampuh dalam mendeteksi COVID-19 sebagai bagian dari upaya pengendalian wabah. Sejauh ini metode yang paling akurat hanya tes swab PCR, diikuti dengan beberapa cara skrining.

Namun kini PT Kalbe Farma (KLBF) meluncurkan alat tes COVID-19 dengan menggunakan sampel air liur atau saliva. Tak main-main, alat ini pun diklaim memiliki akurasi setara dengan RT-PCR alias swab PCR.

Direktur Kalbe Farma Sie Djohan menyatakan tes COVID-19 dengan sampel saliva ini akurat karena menggunakan teknologi RT-LAMP. Dengan demikian, alat mampu mendeteksi lebih dalam virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Karena menggunakan sampel saliva, menurut Sie Djohan, alat tes ini akan relatif lebih nyaman digunakan dengan peralatan yang cenderung sederhana. Pengambilan sampelnya pun mudah dan bisa dilakukan sendiri, yakni dengan menaruh air liur di tabung yang telah disediakan.


"Tes ini realtif lebih nyaman dengan prosedur yang simpel dan mudah karena menggunakan teknologi tes molekuler yang sama seperti RT-PCR. Pengambilan sampel juga bisa dilakukan sendiri," terang Sie Djohan dalam konferensi persnya, Jumat (19/3).

Alat ini, menurut Sie Djohan, telah mendapat izin edar dari Kementerian Kesehatan serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Sedianya dalam waktu dekat akan disuplai ke berbagai unit kesehatan.

Lebih jauh dijelaskan, metode sampel saliva ini secara garis besar memiliki kesamaan dengan RT-PCR, yakni mampu mendeteksi materi genetik virus. Lebih tepatnya yang dideteksi adalah materi genetik di lapisan proteksi virus SARS-CoV-2 sebagaimana alat rapid test antigen.

"Dari uji klinis yang kami lakukan, alat test ini bisa mendeteksi individu tanpa gejala SARS-CoV-2, serta membedakan mana individu dengan SARS-CoV-2 dan mana yang bukan," jelas IVD Division Research Manager, Stem Cell and Cancer Institute, Akterono D Budiyati, menambahkan berbagai kelebihan dari alat tes tersebut. "Kami juga membandingkan tes ini dengan hasil dari RT-PCR sebagai standar baku."

Dengan metode deteksi yang cenderung lebih sederhana dan mudah, berapa biaya yang dipatok untuk alat ini? Rupanya alat tes COVID-19 dengan sampel saliva ini dihargai sekitar Rp488 ribu per paket, dengan harga promosi sampai 31 Maret 2021 mendatang sebesar Rp400 ribu per paketnya.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait