Surabaya Susul Buka Vaksinasi COVID-19 Drive Thru, Catat Lokasinya!
pexels.com/Artem Podrez
Nasional
Vaksin COVID-19

Sejauh ini layanan vaksinasi drive thru telah dibuka di Jakarta dan Bogor. Kini Surabaya pun menyediakan layanan serupa untuk lansia seperti penjelasan berikut.

WowKeren - Vaksinasi secara drive thru menjadi salah satu terobosan yang dilakukan untuk mempercepat ketercapaian target pemberantasan wabah COVID-19. Dan kini Surabaya pun menyusul dengan layanan serupa dan menjadi yang pertama di Jawa Timur.

"Ini kebanggaan luar biasa dengan dibukanya drive thru merupakan pertama di Jatim," tutur VP Regional Public Policy & Government Relations Gojek Gautama Adi Kusuma. Keberadaan perwakilan Gojek pun bukan tanpa alasan, sebab vaksinasi drive thru ini merupakan kolaborasi antara Halodoc dan Gojek dengan dukungan sejumlah pihak.

Beberapa pihak yang ikut mendukung program ini adalah Pemerintah Kota Surabaya, Universitas Surabaya, dan RS Husada Utama. Untuk vaksinasi drive thru ini digelar di Kampus Universitas Surabaya Jalan Trenggilis Mejoyo pada Sabtu (27/3) hari ini dengan sasaran adalah lansia.

Disampaikan lebih lanjut oleh Adi, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan jangka panjang Gojek atas upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Pembukaan program ini pun praktis menjadikan Surabaya sebagai daerah ketiga yang memiliki layanan serupa, di samping Jakarta yang membuka di 2 lokasi dan Bogor.


Adi pun berharap agar layanan serupa bisa segera digelar di daerah-daerah lain di Indonesia. "Semoga layanan bisa mencakup semua daerah dan wabah bisa berakhir," terang Adi, dikutip dari Antara News.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan menyatakan pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut, apalagi karena berperan dalam membantu percepatan vaksinasi di Surabaya. "Semua peduli terhadap pendemi. Kalau semua stakeholder ikut berperan seperti ini, insya Allah pandemi cepat selesai dan kehidupan bisa normal kembali," paparnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu. Pembukaan layanan vaksinasi COVID-19 secara drive thru ini merupakan bentuk kerjasama yang baik antara pemerintah dan swasta.

"Vaksinasi dilaksanakan pada 13 Januari 2021, tahap pertama adalah tenaga medis, disusul pelayan publik," jelas Maxi Rein. "Sampai saat ini sudah ada sekitar 10 juta lebih yang sudah divaksin."

Maxi Rein juga menjelaskan, walau vaksinasi berbasis di Puskesmas, layanan serupa juga semestinya diberikan di berbagai tempat lain seperti kampus, masjid, mal, dan lainnya. "Ini tepat sekali mendekati masyarakat," pungkasnya.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts