Menkeu RI Terima Kunjungan Dari Menlu Singapura, Tak Hanya Bahas Soal Hubungan Antarnegara
Instagram/smindrawati
Nasional

Pada Jumat (26/3), Menteri Keuangan RI mendapat kunjungan dari Menteri Luar Negeri Singapura. Dalam kunjungan tersebut, Sri Mulyani dengan Vivian Balakrishnan membahas berbagai hal terkait hubungan Indonesia-Singapura.

WowKeren - Pada Jumat (26/3), terlihat Menteri Luar Negeri (Menlu) Singapura Vivian Balakrishnan sedang mengunjungi Indonesia. Dalam kunjungannya kali ini, Vivian bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani.

Hal tersebut terlihat dalam unggahan Sri Mulyani di laman Instagram pribadinya, @smindrawati. Dalam unggahan tersebut terlihat potret dari Vivian yang sedang berbincang-bincang dengan Sri Mulyani beserta staf lainnya.

Melalui judul yang ditulis dalam unggahannya, diketahui bahwa Sri Mulyani telah mengenal Vivian Balakrishnan lebih dari satu dekade lalu. Vivian Balakhrisnan memiliki latar belakang pendidikan kedokteran dan telah menangani kasus SARS.

"Hari Jumat (26/3), saya menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrisnan," tulis Sri Mulyani di Instagram. "Saya mengenal @vivianbalakrishnan yang berlatar belakang pendidikan kedokteran ini sejak Beliau menangani SARS lebih sepuluh tahun lalu."

⁣Dalam kunjungan Menlu Singapura kali ini tak hanya membahas mengenai hubungan bilateral antarnegara, melainkan juga terkait dengan penanganan pandemi COVID-19. Sri Mulyani mengungkapkan bahwa mengakselerasi proses vaksinasi sangatlah penting, terlebih lagi di kawasan Asia Tenggara.


Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari terciptanya varian baru dari virus COVID-19. "Sangatlah penting untuk mengakselerasi proses vaksinasi, terutama di kawasan Asia Tenggara, agar tidak tercipta varian baru di wilayah ini," tulisnya.

Selain itu, Sri Mulyani dan Vivian Balakrishnan juga membahas mengenai masalah perekonomian selama pandemi COVID-19. Sri Mulyani membagi kisah mengenai keberhasilan Indonesia dalam menjaga tingkat pengangguran yang tidak terlalu tinggi di tengah pandemi.

Sri Mulyani juga mengatakan saat ini pemerintah lebih memperhatikan sektor informal. Hal ini dilakukan pemerintah karena selama pandemi banyak pekerja di sektor formal yang beralih menjadi pekerja informal.

Selanjutnya, Sri Mulyani menjelaskan kepada Vivian mengenai upaya pemerintah Indonesia dalam melakukan reformasi struktural melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Indonesia menangani pandemi sekaligus melaksanakan reformasi struktural untuk memperbaiki iklim investasi secara paralel, tanpa menunggu pandemi COVID-19 selesai.

Hal lainnya yang juga dibahas oleh Sri Mulyani dan Vivian Balakrishnan adalah hal strategis bagi kedua negara yakni potensi perdagangan Intra-Asia, Green Economy, pembangunan sistem e-finance, digital currency dan lain sebagainya. Indonesia dan Singapura juga sepakat bahwa kerja sama antara negara di Asia dan ASEAN sangat penting untuk diwujudkan.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts