Belum Bisa Maafkan Diri Sendiri, Okan Cornelius Nangis Rindu Sang Putra
Instagram/okankornelius
Selebriti

Okan Cornelius membagikan kerinduannya kepada sang putra, Jaden. Setelah kejadian kurang menyenangkan yang dilakukan oleh sang mantan istri, Okan tak lagi bisa bertemu dengan Jaden.

WowKeren - Okan Cornelius tak bisa lagi berjumpa dengan sang putra, Jaden, pasca dugaan tindak kekerasan yang dilakukan Lee Sachi. Jaden diketahui kini tinggal bersama ibu kandungnya, Viviane.

Akibat kelalaiannya sebagai seorang ayah, Okan mengaku cukup terpukul. Pria kelahiran 1979 ini bahkan belum bisa memaafkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi pada Jaden.

"Gua cukup terpukul dan sampai sekarang gua belum bisa memaafkan diri gua," ungkap Okan di vlog Ricky Cuaca pada Selasa (13/4). "Karena ini terjadi di atap rumah gua. Dengan kesibukan gua, dengan ketidakpekaan gua."

Oleh sebab itu, Okan menganggap keadaan sekarang adalah untuk menebus kesalahannya kepada sang putra. Meski begitu, Okan tak ingin hancur dan membuat ada pihak yang merasa diuntungkan.


"Jadi sekarang ini anggap aja aku musti membayar kesalahan gua. Dengan apa? Meluruskan semua, terus bekerja," lanjut Okan. "Gue enggak boleh hancur. Karena kalau gue hancur, ada yang dimenangkan, ada yang seneng, dan gue kalah."

Sambil menitikkan air mata, Okan menyampaikan kerinduannya kepada sang putra yang kini tinggal bersama Viviane dan Sammy Simorangkir. Kendati amat rindu, Okan merasa tenang karena mengetahui sang putra tinggal bersama orang-orang baik.

"Daddy kangen sama kamu. I miss you so much," ujarnya sambil menangis. "Tapi gue percaya pasti ada waktunya. Yang penting sekarang ini, gua harus menyelesaikan masalah-masalah yang ada."

"Dan aku yakin suatu hari gue akan ketemu sama anak gue dan gue bisa meluk anak gue," pungkasnya. "Tapi yang pasti, gue tenang karena dia bersama orang yang baik, di lingkungan yang baik, dan di hati yang baik."

Untuk menyambut pertemuannya dengan Jaden, Okan bahkan telah merenovasi total rumahnya. Okan pun yakin sang putra akan bercerita mengenai kejadian pahit yang dialaminya ketika mentalnya sudah jauh lebih siap.

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts