Viral TikTok Dokter Muda Bahas Persalinan, dr. Tirta Soroti Ekspresi Mesum
Instagram/dr.tirta
Selebriti

Alih-alih memberikan edukasi, dokter muda bernama Kevin Samuel Marpaung justru dianggap melecehkan perempuan. Video TikTok dr.Kevin sontak viral di media sosial.

WowKeren - Baru-baru ini video TikTok unggahan dokter muda bernama Kevin Samuel Marpaung beredar viral. Dalam video berdurasi 15 detik tersebut, dr.Kevin membahas seputar pemeriksaan vagina dalam persiapan persalinan. Konten TikTok dr. Kevin sontak dikecam lantaran dianggap melecehkan perempuan.

"Dok, Tolong Cek Pasien Ny.A udh pembukaan berapa..." tulis dr.Kevin dalam unggahan TikTok tersebut. "Oke, kak..." lanjut dr.Kevin mengernyitkan mata dan menggigit bibir bawah. Ia pun mengacungkan jari telunjuk dan jari tengah seakan menunjukkan persiapan melakukan pemeriksaan vaginal touche.

Pemeriksaan vaginal touche biasanya dilakukan dengan cara memasukkan dua jari pemeriksa ke dalam vagina ibu untuk memeriksa pembukaan serviks. Hal ini dilakukan guna melihat kesiapan proses kelahiran bayi.

Dokter muda ini pun tampak memutar mata ke atas dan mendongak. Ia bahkan menulis kata "awkward moment". Meski telah menghapus video tersebut, unggahan dr.Kevin hingga kini masih beredar di media sosial.


Menanggapi hal ini, Tirta Mandira Hudhi alias dr.Tirta turut buka suara. Diakui dr.Tirta, konten yang diunggah dr.Kevin termasuk kategori mesum. Tidak sepantasnya seorang dokter melakukan hal demikian.

"Dengan ekspresi yang seperti itu, ekspresi mesum jadi menurutku it's not good as a doctor did content like that (tidak baik sebagai seorang dokter membuat konten demikian)," ungkap dr.Tirta pada detik.com. "Kalau dari saya itu mengecewakan ya. Harusnya kita harus memikirkan konten dua kali ya jangan sampai salah konten. Harus hati-hati untuk membuat konten."

dr.Tirta mengaku telah menghubungi dr.Kevin untuk memberikan masukan. Ia menekankan betul terkait kode etik dokter bermain media sosial.

"Pegang aja, satu sumpah kode etik kedokteran. Enggak boleh membongkar pasien. Jangan kita update pemeriksaan fisik apalagi kita menulis sesuatu yang ambigu," lanjut dr.Tirta. "Saya sudah kontak sama Kevin ya dan di situ saya melihat Kevin bilang dia tidak bermaksud (melecehkan)."

"Tapi tetap aja saya bilang ekpresi wajahmu, terus soundtrack yang kamu pakai, terus ada tulisan awkward moment, menurut aku itu sudah enggak boleh," terang dr.Tirta. "Apalagi mengangkat topik soal pembukaan. Itu nggak bagus. Salah-salah bisa membuat masyarakat enggak respect pada kita."

Sementara itu, dr. Kevin telah menyampaikan permintaan maafnya kepada publik. "Saya dr.Kevin ingin meminta maaf sebesar-besarnya atas video konten saya mengenai pembukaan yang di mana di video tersebut saya tidak berhati-hati dalam memilih soundtrack dan memasang ekspresi wajah yang terkesan melecehkan," ungkap dr. Kevin menyesali perbuatannya.

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts