ITZY Bahas Sulitnya Koreografi di 'M.A.F.I.A In The Morning', 2 Member Ini Paling Kena Dampaknya
Twitter/ITZYofficial
Selebriti
ITZY Comeback GUESS WHO

Grup ini kembali dengan koreografi yang lebih keras dengan setiap comeback dan baru-baru ini berbicara tentang dampak dari rutinitas berat mereka terhadap tubuh mereka.

WowKeren - ITZY dikenal dengan koreografi eksplosif mereka yang tidak pernah gagal untuk mengesankan. Tetapi koreografi keras seperti itu pada akhirnya dapat membebani tubuh mereka. Grup ini kembali dengan koreografi yang lebih keras dengan setiap comeback dan baru-baru ini berbicara tentang dampak dari rutinitas berat mereka terhadap tubuh mereka.

ITZY baru-baru ini comeback dengan lagu "M.A.F.I.A In The Morning". Sebagai bagian dari promosi comeback mereka, grup tersebut muncul di Music Plaza KBS Cool FM Jung Eun Ji, sebuah acara radio yang dipandu oleh Eun Ji A Pink, di mana mereka ditanyai tentang rutinitas menari yang intens untuk comeback ini.

"Saya sangat penasaran tentang ini. Kalian harus banyak berlatih menari, bukan? Apakah ada anggota yang lutut dan pinggangnya sakit sekali? Aku khawatir. Siapa ini? Siapa yang mengalami kesulitan akhir-akhir ini?” tanya Eun Ji.

Shin Ryujin kemudian mengungkapkan bahwa meskipun mereka semua menderita lutut yang buruk, ada dua anggota yang menderita paling parah, Lia dan Chaeryeong. "Anggota tim kami yang memiliki lutut yang sangat buruk. Meskipun kami semua tidak begitu baik, Lia dan Chaeryeong memiliki lutut yang paling buruk," lanjutnya.

Dia kemudian berbicara tentang koreografi mereka untuk "M.A.F.I.A In The Morning". Mereka membahas bagian chorus di mana tiga anggota berlutut sementara dua lainnya tetap berdiri, maju mengikuti irama dengan tangan di depan wajah mereka.


Ryujin mengungkapkan bahwa karena lutut Lia dan Chaeryeong sangat parah, mereka akhirnya harus melakukan koreografi sambil berdiri. Hal ini membuat Yeji, Shin Yuna, dan Ryujin sendiri yang berlutut untuk itu. "Jadi, hanya aku, Yeji, dan Yuna, kami bertiga melakukan koreografi yang menggunakan lutut kami," Sahut Ryujin

Eunji kemudian bertanya tentang pose akhir mereka untuk lagu ini, dan sambil menunjukkan bahwa Lia berlutut untuk bagian itu, bertanya bagaimana dia bisa mengatasi rasa sakit untuk bagian itu. Lia menceritakan bahwa terkadang dia tidak punya pilihan, dan itu adalah salah satu momen di mana dia harus berlutut untuk rutinitas.

"Itu tidak bisa dihindari, jadi aku harus menggunakan lututku. Sebenarnya, dalam koreografi itu, kami harus banyak menggunakan lutut," ungkap Lia.

Chaeryeong berbagi betapa menyesalnya dia kepada anggotanya. Ia juga berterima kasih kepada mereka karena telah mengambil beban menggunakan lutut untuk koreografi.

"Sebenarnya, aku merasa sangat kasihan kepada para anggota. Tariannya benar-benar membutuhkan begitu banyak energi, dan gerakannya benar-benar melukai lutut. Mereka sangat perhatian. Awalnya, kami berlima seharusnya melakukan gerakan tarian ini bersama-sama," papar Chaeryeong.

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts