Kim Kardashian Dituntut Oleh Staff Berkebun Atas Keterlambatan Upah Kerja Dan Eksploitasi Jam Kerja
Instagram/kimkardashian
Selebriti

Menurut gugatan, penggugat mengklaim Kim terlambat membayar. Kim bahkan disebutkan menolak untuk membayar mereka lembur dan terkadang memaksa mereka bekerja tanpa istirahat makan.

WowKeren - Kim Kardashian dituntut oleh tujuh mantan anggota staf berkebun dan pemeliharaan rumah Hidden Hills senilai 60 juta Dollar AS. Tuntutan itu menuduhnya melakukan berbagai perilaku tipe bos yang tak transparan.

Menurut gugatan, yang diajukan Senin di Los Angeles, penggugat mengklaim Kim terlambat membayar, menahan 10 persen dari gaji mereka untuk pajak dan kemudian tidak meneruskan jumlah tersebut kepada pemerintah. Kim bahkan disebutkan menolak untuk membayar mereka lembur dan terkadang memaksa mereka bekerja tanpa istirahat makan.

Mereka mengklaim bahwa mereka tidak menerima potongan gaji yang dirinci. Seorang mantan karyawan berusia 16 tahun menyatakan bahwa dia dipaksa bekerja jauh melebihi batas waktu maksimum 48 jam untuk karyawan musim panas di bawah umur. Klaim lain bahwa ketika pegawai membahas tentang upah lembur, masalah pajak dan istirahat makan, dia langsung dipecat.


Andrew Ramirez, saudaranya Christopher Ramirez dan putranya Andrew Ramirez Jr., bersama dengan Aron Cabrea, Rene Ernesto Flores, Jesse Fernandez dan Robert Araiza sekarang menuntut upah yang belum dibayar dan lembur yang menurut mereka dia hutangkan. Para pria tersebut diwakili oleh Frank Kim dari firma hukum Kim Legal, yang juga mewakili salah satu mantan karyawan Kanye West, dalam gugatan serupa terkait dengan opera rapper "Nebuchadnezzar."

Dalam sebuah pernyataan kepada Daily Mail, yang melaporkan gugatan pada hari Senin, dia mengisyaratkan bahwa lebih banyak tuntutan mungkin akan datang. “Pencurian upah dan pelanggaran tempat kerja lainnya adalah masalah yang tersebar luas di Los Angeles. Perusahaan saya saat ini sedang menyelidiki potensi pelanggaran lainnya terhadap para terdakwa ini, serta keluarga dan bisnis berpengaruh lainnya atas nama pekerja sehari-hari,” bunyi pernyataan itu.

Dihubungi untuk memberikan komentar oleh Page Six, juru bicara Kardashian memberikan pernyataan. “Para pekerja ini dipekerjakan dan dibayar melalui vendor pihak ketiga yang disewa oleh Kim untuk menyediakan layanan yang berkelanjutan. Kim bukan pihak dalam perjanjian yang dibuat antara vendor dan pekerja mereka,” ungkapnya.

“Oleh karena itu dia tidak bertanggung jawab atas bagaimana vendor mengelola bisnis mereka dan perjanjian yang telah mereka buat langsung dengan staf mereka. Kim tidak pernah tidak membayar vendor untuk layanan mereka dan berharap masalah antara pekerja ini dan vendor yang mempekerjakan mereka dapat segera diselesaikan secara damai," lanjutnya

(wk/putr)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait