Viral Bupati Alor Marahi Staf Kemensos, Mensos Risma Angkat Bicara
Instagram/tri.rismaharini
Nasional

Sebuah video yang menunjukkan Bupati Alor sedang memarahi dua staf Kemensos belakangan ini menjadi viral. Melihat hal tersebut, Mensos Risma pun angkat bicara.

WowKeren - Belakangan, sosial media digegerkan dengan sebuah video yang menunjukkan Bupati Alor memarahi dua staf Kementerian Sosial (Kemensos). Dalam video tersebut, terlihat Amon Djobo selaku Bupati Alor memarahi staf tersebut di rumah dinasnya.

Kemarahan Bupati Alor itu terhadap dua staf Kemensos terkait dengan penyaluran bantuan. Dalam video berdurasi 3 mnit 9 detik itu, Bupati Alor terlihat memarahi dua staf Kemensos dengan mengeluarkan kata-kata yang diduga menyindir Risma.

Mengetahui hal tersebut, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini turut angkat bicara. Menurutnya, penyaluran bantuan bencana dilakukan via DPRD Alor lantaran ingin segera terkirim. Sementara pihaknya tidak bisa menghubungi pemerintah daerah pascabencana Topan Seroja.

Peristiwa Bupati Alor memarahi dua staf Kemensos itu sebenarnya telah terjadi pada pertengahan April 2021. Akan tetapi video tersebar baru-baru ini di media sosial dan menjadi viral.

Risma menyampaikan bantuan yang bersifat non-PKH (Program Keluarga Harapan), seperti bantuan bencana itu ingin segera dikirimkan ke lokasi. Hanya saja pada saat itu, kondisinya tidak memungkinkan.


"Tak jelaskan ya, jadi sebenarnya itu bantuan bukan PKH, tapi bantuan untuk bencana," tutur Risma di Bandung, Rabu (2/6). "Jadi kalau bantuan dari bencana ya gimana kita saat itu, saya sendiri saya mengirim barang saat itu dari Jakarta jauh."

"Saya ingin cepat kirim dari Surabaya, karena saya kalau dari Surabaya punya angkutan itu gratis," lanjutnya. "Tapi kita tetap tidak bisa masuk ke pulau itu."

Risma menuturkan bahwa pihaknya sudah berusaha keras menghubungi berbagai pihak di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hingga akhirnya pihak yang bisa dihubungi adalah Ketua DPRD Alor Enny Anggrek.

"Saya hubungi bagaimana kondisi di sana karena hampir seluruh NTT kena, saya hubungi Kepala Dinas, staf saya yang hubungi enggak ada yang bisa karena memang saat itu jaringan terputus," jelas Risma. "Kemudian saya tanya siapa yang bisa saya hubungi saat itu, kemudian adalah Ketua DPRD."

Risma mengaku bahwa hingga saat ini masih menyimpan percakapannya dengan Ketua DPRD Alor itu. Risma menegaskan tidak ada kepentingan apapun dalam hal penyaluran bantuan ke Alor.

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts