Aa Gym Sabar Diserbu Isu Sikap Buruk Pada Teh Ninih, Putri Cantik Sindir Haters Kepo?
Instagram/aagym
Selebriti
Aa Gym Gugat Cerai

Aa Gym mencoba tegar meski banyak pihak menuntut klarifikasi soal curhatan sang putra, Ghaza, yang seolah menuding sang ayah berperilaku buruk. Disisi lain, Ghaida mengisyaratkan dukungan baik pada Aa Gym maupun Teh Ninih.

WowKeren - Aa Gym sempat disindir putranya, Muhammad Ghaza Al Ghazali. Pria tampan itu menyentil Aa Gym belum puas menyiksa Teh Ninih.

"Kemarin ada sedikit permainan di pengadilan. Barangkali waktu 15 tahun belum cukup untuk menyiksamu. Mungkin beliau masih perlu waktu untuk puas," kata Ghaza. "5 Juni 2020, Lusa adalah tepat setahun engkau dicerai. Dan sampai detik ini engkau (Teh Ninih) digantung, dipermainkan. Maaf saya tak bisa diam."

Ghaza juga memuji sikap ibunya yang selalu mengalah meski disakiti. Ia memuji akhlak dan kesabaran sang ibu yang tanpa batas.

"Begitulah ibuku. Entah di sudut surga mana ia dilahirkan. Entah di mana ia menyembunyikan kedua sayapnya. Mengalah dan mengalah, itu pilihannya. Dengan keagungan akhlakmu, kesabaranmu menghadapi semuanya dengan rapi. Memilih diam dan menumpahkannya kepada Sang Pemilik langit dan bumi


Sejumlah pihak sempat menyentil dan bahkan membanjiri postingan Aa Gym untuk meminta klarifikasi atas curhatan Ghaza. Namun, Aa Gym tak bergeming dan memilih membagikan nasihat soal cara menghadapi kebencian.

Bukan cuma itu, Aa Gym membagikan nasihat soal memohon ridho Allah. "Sahabat yang baik, Mohonlah kepada Allah agar kita diberi kelapangan hati dan kekuatan untuk menerima segala aturan dari-Nya. Yakinlah semua ujian yang Dia berikan sudah lengkap dengan solusinya dan sesuai dengan kapasitas diri untuk menghadapinya," ujar Aa Gym.

InstaStory

Ghaida Unggah Pesan Teh Ninih 'Jangan Kepo'

Sementara itu, salah satu putri Aa Gym dan Teh Ninih, Ghaida, sempat mengunggah postingan bijak. Seolah menyentil netter, Ghaida justru membagikan nasihat Teh Ninih agar tidak bersikap kepo.

Ghaida juga menuliskan pesan untuk selalu memperhatikan adab. Ia mengingatkan agar selalu hati-hati dalam melontarkan pendapat dan mengikuti jalan Allah.

"Lewat sosmed.. Atau majelis.. Berkomentar berpendapat pun dg mudah.. Ada yg santun sekali, diiringi dengan hati yg menghargai, ada pula yg sebaliknya.. Kadang kalau baca, waah.. Sampai terfikir kenapa adabnya begini.. Tp balik lagi.. Jadi bahan introspeksi diri ajaa.. Artinya kl saya seperti itu, gak akan nyaman.. Bagi diri maupun yg membacanya.. Jadi.. Sudah memperhatikan adab kah saya? Dalam menuntut ilmu.. Dalam menghargai guru.. Dalam berpendapat.. Banyak PRnya huhuhu.. Semangat ihh.. Semoga kita semua selalu dituntun oleh Allah," ujar Ghaida.

(wk/riaw)

You can share this post!

Related Posts