Dian Sastro Langsung Dihujat Usai Komentari Nagita Slavina Yang Jadi Ikon PON XX Papua
Instagram/therealdisastr
Selebriti
Polemik Raffi-Nagita Jadi Ikon PON Papua

Dian Sastro sependapat dengan saran Arie Kriting soal siapa yang lebih layak menjadi duta dan ikon PON XX Papua. Sayangnya, komentar Dian ini malah dinilai menyudutkan Nagita Slavina.

WowKeren - Aktris cantik Dian Sastro agaknya sependapat dengan saran Arie Kriting soal siapa yang seharusnya menjadi duta dan ikon PON XX Papua. Melalui unggahan terbaru Arie Kriting di Instagram, Dian juga ikut menuliskan keresahannya.

Menurut Dian, warga asli Papua yang lebih cocok untuk merepresentasikan acara PON XX Papua, entah sebagai duta atau ikon. Ia tak masalah sebenarnya dengan terpilihnya Nagita Slavina, namun alangkah baiknya jika pemerintah melibatkan saudara-saudara yang berada di Papua.

"Nagita itu teman saya, tapi Indonesia itu warna-warni. Sudah waktunya saudara2 Papua merasa terwakili," tulis Dian di kolom komentar unggahan Arie Kriting, Kamis (3/6).

Sayangnya, komentar positif Dian Sastro ini malah mendapat sambutan sebaliknya dari warganet. Dian justru ramai dihujat karena dinilai kurang bijak dalam memberikan masukan. Kebanyakan warganet menyayangkan sikap Arie dan Dian yang terus-terusan protes dan seolah menyalahkan Nagita Slavina serta Raffi Ahmad.

Dian Sastro Langsung Dihujat Usai Komentari Nagita Slavina Yang Jadi Ikon PON XX Papua

Instagram

"Kalau Nagita teman Anda, bukan di saat waktu seperti ini Anda protes, sedangkan ikon dan duta udh dari April," komentar netizen. "Protes sono sama panitia, teman muka belakang," sahut yang lain. "Lah katanya Indonesia warna warni, tapi warna lain masuk ke ajang Papua gak boleh," imbuh lainnya.


"@therealdiasastr lucu ya, yg diminta siapa yg membantu siapa kok pada ributin Nagita. Nagita pun gak masalah loh kalo harus diberikan kepada siapapun status ikon PON ini. Dia dengan kesibukan yg luar biasa mau membantu untuk Indonesia ini sudah sangat diapresiasi loh. Kalo mau protes silahkan protes kepada yg membuat kebijakan jangan bawa2 nama Nagita Raffi. Tunjukkan power kalian sebagai artis untuk menyuarakan pendapat kalian tanpa membawa nama Nagita. Gitu aja beres kan?" jelas akun @moku******.

Sementara itu dalam unggahannya, Arie Kriting menyarankan jika ikon PON XX Papua yang sebelumnya adalah Nagita Slavina, bisa diganti dengan beberapa kandidat perempuan asli Papua. Nama seperti Nowela sampai Lisa Rumbewas disarankan oleh suami Indah Permatasari itu.

"Aspirasi kami adalah untuk memperjuangkan kehadiran Perempuan Papua di event Nasional yang digelar di tanah mereka. Baik sebagai ikon mau duta, apa pun istilahnya yang terutama adalah representasi itu ada," ujar Arie Kriting. "Hal ini bisa menghindarkan bangsa kita dari sikap Kultural Apropriasi, karena tidak menghadirkan perempuan Papua dengan gambaran yang jelas. Pilihannya ada banyak kok, Nowela, Lisa Rumbewas, Putri Nere, Monalisa Sembor, dan masih banyak lagi lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu."

Arie berharap ajang semacam ini bisa dijadikan alternatif untuk menunjukkan representasi yang sesungguhnya. Arie juga meminta kepada selurung masyarakat untuk tak mengartikan pendapatnya dari satu sisi saja.

"Keresahan ini sebenarnya hadir di dalam pikiran banyak orang. Semoga kita bisa sama-sama mendorong agar representasi Perempuan Papua pada ajang yang diadakan di daerah mereka sendiri, bisa terwujud. Mari menjadi bangsa yang menghormati perbedaan," tutupnya.

(wk/lara)

You can share this post!

Related Posts