Taqy Malik Bantah Kaya Dari Lahir, Beber Sederet Momen Miris Di Masa Lalu
Instagram/taqy_malik
Selebriti

Taqy Malik membantah bila dirinya disebut sudah hidup kaya sejak lahir. Mantan suami Salmafina Khairunnisa ini lantas membongkar sederet kisah miris di kehidupannya masa lalunya.

WowKeren - Taqy Malik dikenal memiliki usaha yang sukses dan kehidupan yang mapan. Karena hal tersebut, banyak orang yang mengira bahwa mantan suami Salmafina Khairunnisa ini sudah kaya sedari lahir.

Lantas kini Taqy buka suara untuk membantah dugaan tersebut. Lewat unggahan teranyar di laman Instagramnya, Taqy menjelaskan dirinya dan keluarganya menjalani hidup yang cukup terbatas pada masa lalu.

Ia menceritakan bagaimana dulu orangtuanya tak memiliki pekerjaan. Taqy bahkan harus memakai sepatu robek bila berangkat ke sekolah lantaran kakinya sering tersangkut di rantai sepeda.

"KAYA DARI LAHIR?" kalo ada yang bilang "Taqy Malik mah emang dari kecil hidupnya udah kaya, apa aja serba ada" gue terkadang baca nya sambil tertawa menggelitik," tulis Taqy mengawali ulasannya.

"Fyi, gue dari kecil hidup orang tua ga punya kerjaan, sekali nya punya kerjaan bokap jualan koran di lampu merah. waktu TK dianter ke sekolah pake sepeda pinjeman tetangga, berkali kali sepatu gue nyangkut di rantai sepedanya sampai sepatu gue sobek berkali kali. ini yang dibilang kaya dari lahir?" tambahnya.


Hafiz Quran ini mengatakan pernah merasakan titik di mana hidup keluarganya sangat miris. Ia pernah makan sepiring untuk empat orang dengan lauk garam. Menurutnya, kala itu menu tersebut begitu nikmat.

"Gue pernah merasakan titik dimana hidup keluarga gue cuman makan 1 piring nasi untuk ber empat dengan adik adik gue, pake lauk dari minyak goreng bekas dan garam yang di aduk aduk dengan nasi terus dilayangkan suapan itu ke adik adik gue," terangnya.

"Tapi ntah, dulu terasa nikmat dan bahagia. Mungkin itulah buah didikan dari orang tua, bagaimana mengajarkan anak anaknya apa makna bersyukur yang sesungguhnya," imbuhnya.

Di dalam keluarga Taqy di masa kecil, mereka punya makanan yang paling nikmat yaitu telur dadar. Selain itu, Taqy juga masih ingat betul di mana banyak orang sering menghina keluarganya karena miskin.

Dan kini Taqy bersyukur karena roda kehidupan telah berputar. Sebagai anak sulung, Taqy kini telah meraih kesuksesannya setelah merantau. "Rupanya Allah punya cara lebih indah, waktu terus berjalan, gue dan adik adik mulai tumbuh besar. Satu persatu merantau untuk menimba ilmu di tanah Jawa, ada saja rezeki yang Allah berikan berkat kesabaran,Gue sebagai anak pertama berangkat dengan harapan pulang sudah menjadi orang berilmu dan sukses di tanah rantau,” pungkasnya.

(wk/lail)

You can share this post!

Related Posts