Ahok Ancam Pecat Pejabat Pertamina Buntut Kebakaran Kilang Berulang Kali?
Instagram/basukibtp
Nasional
Kebakaran Kilang Pertamina Balongan

Kilang Minyak Pertamina di Cilacap terbakar hanya selang 3 bulanan setelah insiden serupa terjadi di Balongan, Indramayu. Komut Pertamina Ahok pun dibuat geram akibatnya.

WowKeren - Setidaknya sudah terjadi dua kali kebakaran kilang minyak milik Pertamina sepanjang 2021 ini. Yang pertama kebakaran kilang minyak di Balongan, Indramayu, Jawa Barat serta baru-baru ini insiden serupa terjadi di Cilacap, Jawa Tengah.

Jelas tanggapan dari para pejabat Pertamina menjadi sorotan, termasuk Komisaris Utama-nya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Tak main-main, Ahok bahkan mensinyalkan usulan untuk melakukan pemecatan buntut insiden kebakaran yang terjadi sampai berkali-kali tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai kebakaran kilang di Cilacap jelas tak bisa ditolerir. Sebab peristiwa nahas itu terjadi hanya selang tiga bulan setelah Kilang Pertamina di Balongan terbakar hebat dan butuh waktu berhari-hari untuk padam.

"Kami sarankan lakukan pemecatan saja untuk kelalaian yang sama terulang," tegas Ahok kepada Katadata.co.id, Rabu (16/6). Meski demikian, Ahok tidak merinci siapa sosok yang akan "ditendang" dari perusahaan minyak dan gas pelat merah tersebut.


Pemerintah memang menanggapi serius kebakaran kilang minyak yang terjadi sampai 2 kali berturut-turut dalam selang waktu beberapa bulan ini. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tutuka Ariadji mengaku pihaknya telah menerjunkan tim untuk mendapat informasi detail di lapangan.

"Diharapkan bisa lebih cepat pada hasil sementara investigasi," beber Ariadji. Sedangkan untuk kebakaran Kilang Balongan, diketahui bahwa investigasinya saat ini sudah di tangan Bareskrim Mabes Polri, dengan perkembangan yang terus dikoordinasikan dan dipantau oleh Kementerian ESDM.

Desakan agar pemerintah ikut turun tangan menanggapi kejadian tak biasa ini sebelumnya turut disuarakan Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira. Menurutnya kejadian kebakaran sampai berulang seperti ini menunjukkan adanya masalah serius dalam pengawasan dan tata kelola internal perusahaan.

"Di negara lain, jika terjadi kebakaran kilang yang berdampak terhadap lingkungan sekitar," katanya. "Maka bukan sekadar ganti rugi tapi juga ada denda yang maksimal dari pemerintah."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts