APRIL Bongkar Lebih Banyak Keburukan Hyunjoo, Sering Main Tuduh Pencuri
Instagram/official.april
Selebriti
Isu Bullying Artis Korea

Dalam wawancara eksklusif bersama Sports Kyunghyang, para member APRIL bercerita tentang bagaimana Hyunjoo sering berbuat buruk, tapi justru menuduh mereka sebagai pencuri.

WowKeren - APRIl melakukan wawancara eksklusif untuk mengungkapkan cerita versi mereka dari tuduhan bullying yang dibuat Hyunjoo. Para member membongkar lebih banyak keburukan mantan rekan mereka itu.

Reporter dari Sports Kyunghyang bertanya kepada member apa yang terjadi sebelum Hyunjoo meninggalkan grup. Mereka pun mulai bercerita tentang bagaimana Hyunjoo sering berbuat buruk, tapi justru menuduh mereka sebagai pencuri.

"Agensi memperhatikan Hyunjoo yang merasa kehidupan asrama sulit dan mengizinkannya menggunakan ponsel, serta membiarkannya berpromosi sambil bolak-balik dari rumahnya sendiri. Namun, kami mengalami kesulitan karena Hyunjoo di sisi lain, telah memojokkan kami sebagai penjahat," ungkap para member.

APRIL Bongkar Lebih Banyak Keburukan Hyunjoo, Sering Main Tuduh Pencuri

Source: Koreaboo

Mereka melanjutkan, "Selama persiapan untuk 'Tinkerbell' sekitar Februari hingga April 2016, Hyunjoo telah membuat kami menjadi pelaku dan segalanya menjadi serius, jadi kami juga tersiksa karenanya dan kami berpikir untuk membuat pilihan ekstrem setiap hari."

"Hyunjoo selalu mengklaim kami mencuri sesuatu. Namun, melihat rekaman CCTV, kami bahkan belum berada di lokasi. Suatu hari, Hyunjoo tiba-tiba mengatakan bahwa ia kehilangan 100 ribu won (sekitar Rp1,2 juta). Ia menuduh maknae Jinsol karena dia menggunakan kamar yang sama dengannya."

"Dia mengklaim bahwa Jinsol akan menyimpannya di sakunya atau sesuatu dan mengobrak-abrik saku belakang Jinsol, sehingga dia duduk di lantai sambil menangis karena malu. Dia meminta kami untuk memeriksa semua tas kami juga, jadi kami melakukannya."


"Rasanya seperti kami ditelanjangi. Kami tidak memiliki hak asasi manusia. Kami tidak bisa menerimanya. Memeriksa CCTV asrama dan CCTV di luar asrama, kami tidak dapat menemukan yang seperti itu," lanjut mereka.

Para member APRIL lebih lanjut mengklaim bahwa kejadian serupa juga terjadi dan bahwa Hyunjoo selalu menjadikan mereka sebagai penjahat. APRIL mengklaim bahwa Hyunjoo pernah menuduh Yena dan Jinsol membuatnya tersandung dan memukulnya di ruang latihan, tapi tidak ditemukan di CCTV.

Hyunjoo kemudian mengubah pernyataannya menjadi bahwa itu terjadi di depan kamar kecil, tapi juga tidak ada rekaman CCTV yang ditemukan. Insiden lain yang melibatkan pakaian mereka juga terjadi.

"Ada sweater yang dijual di toko basement sekitar 5 ribu won. Itu biru laut dan kami semua membeli yang sama sehingga kami tidak tahu milik siapa. Aku memakai yang ditaruh ibuku di laci untukku tapi Hyunjoo mengatakan bahwa itu miliknya. Kupikir dia bercanda jadi aku bertanya mengapa dan dia mengatakan bahwa menurut panjangnya, itu miliknya," ungkap member APRIL.

"Aku telah menjadi seseorang yang mencuri barang-barang orang lain lagi dan semua orang memojokkanku. Aku tidak bisa mengungkapkan bagaimana perasaanku saat itu. Kupikir selama orang ini ada, aku akan menjadi penjahat. Namun, karena hal seperti itu sering terjadi, kemudian, para member mulai menulis angka atau inisial pada barang-barang pribadi atau pakaian dalam mereka."

"Mungkin semua orang trauma. Setiap kali kami berkata, 'ayo makan', dia akan mengatakan bahwa dia tidak ingin memberi tahu agensi bahwa kami meninggalkannya lagi. Karena ini sering terjadi, kami dimarahi oleh agensi. Belakangan, kami mengalami neurosis dan ingin membeli mesin perekam," lanjut APRIL.

Para member lebih lanjut mengklaim bahwa Hyunjoo tidak pernah berbicara dengan mereka tentang masalah tersebut. Ia diduga akan selalu pergi ke agensi terlebih dahulu sehingga semua orang akan memojokkan mereka sebagai penjahat.

(wk/chus)

You can share this post!

Related Posts