Mongol Stres kehilangan sang ibunda saat usianya masih tiga tahun. Sejak bayi, Mongol Stres tak pernah merasakan kasih sayang utuh orangtua, bahkan namanya tidak disertai marga.
- Neressa Prahastiwi
- Kamis, 01 Juli 2021 - 17:54 WIB
WowKeren - Komika Mongol Stres sebelumnya sempat bikin heboh atas pengakuannya pernah menyembah setan. Pria dengan nama asli Rony Imannuel ini kemudian menceritakan soal sang ibunda yang meninggal dunia setelah dipasung selama tiga tahun lebih.
"Saya ditinggal ibu usia 3 tahun mau masuk 4 tahun. Mama saya itu meninggalnya dipasung," ujar Mongol di podcast Deddy Corbuzier pada Kamis (1/7). "Saya mau sekolah, saya mau bangunin, mama saya udah meninggal dulu. Nah itu kakinya diiket rantai anjing selama 3 tahun lebih."
"Saya lahir dari orangtua yang saya nggak pernah ngerasain orangtua," tambahnya yang membuat Deddy justru bingung. Rupanya Mongol tidak tahu bahwa wanita yang dianggapnya sebagai kakak tertua dan dipasung di rumahnya adalah sang ibu kandung.
Kala itu, Mongol menganggap sang nenek adalah mamanya. Sedangkan Mongol baru mengetahui fakta sebenarnya di hari kematian sang ibu kandung. Bukan karena kondisi kejiwaan, ibu kandung Mongol dipasung karena melanggar perjanjian.
"Melanggar aturan keluarga. Mama saya sudah dijodohkan dengan seseorang, sudah bangun rumah, kamar tidur lemari sudah siap tinggal menikah," beber Mongol. "Mama saya ikut dansa ketemu ama bokap di situ."
Hal itu pula yang membuat nama belakang mongol tidak disertai marga. Saat ditemukan meninggal dunia, ibu kandung Mongol diperkirakan sudah meregang nyawa selama 8 jam. Sang ibu kandung juga tak pernah mengajak Mongol berbincang.
Mongol juga mengungkap sang ibunda sempat tergabung di organisasi Children Of God (COG) sebelum pimpinannya dideportasi. Di usia remaja, Mongol pun bergabung dengan sekte sesat setelah bertemu dengan seorang bule di kampung halamannya, Manado.
"Mama saya waktu muda pernah ikut COG. Ternyata status mama sebagai elders," tandasnya. "Kemungkinan besar pada saat dia ikut itu lagi hamil Mongol. Mungkin dia bernazar anak saya nanti join."
(wk/nere)