Rachel Vennya menjawab tudingan yang menyebutnya bohong soal mengidap bipolar. Tudingan itu diduga berawal dari postingan Marshanda yang juga bipolar seperti Rachel.
- Neressa Prahastiwi
- Senin, 12 Juli 2021 - 03:00 WIB
WowKeren - Rachel Vennya blak-blakan mengaku sudah mengidap bipolar sejak kecil dan terus mengonsumsi obat-obatan hingga sekarang. Bahkan Rachel turut memperingati Hari Bipolar Sedunia yang jatuh setiap tanggal 30 Maret.
Namun belum lama ini, Rachel Vennya dibilang bohong soal pengakuan mengidap bipolar. Tuduhan tersebut lantaran tubuh Rachel tidak menggemuk sebagai efek obat bipolar yang dikonsumsinya.
"Cie self proclaimed bipolar, diomongin tuh di df woii," tulis netizen melalui Direct Message (DM) Instagram. "Mana mgkn lu kurus sdgkn efek obat bipolar gendutt ahahah."
Rachel Vennya kembali menanggapi tudingan tersebut dengan berani. Sambil membagikan obat yang dikonsumsinya, Rachel juga menjelaskan efek samping setiap orang tidak selalu sama.
"Untuk berani menyuarakan keadaan mental yg sedang terganggu itu suatu aksi yg berani menurutku krn psti ada org2 yg kayak sotoy kyk gini2," beber Rachel Vennya melalui InstaStory. "Side effect semua obat beda di setiap org btw guys. Ini salah satu obat aku & aku gak malu akan hal ini yeay."
Nyinyiran tersebut diduga karena unggahan Marshanda yang juga mengidap bipolar. Sebab mantan istri Ben Kasyafani ini mengaku sempat mengonsumsi obat penahan nafsu makan karena efek samping yang dirasakannya.
"Obat-obatan untuk treatment Bipolar Disorder gue berefek samping meningkatkan nafsu makan drastis, memperlambat metabolisme, dan bikin berat badan naik," tulis Marshanda pada Jumat (9/7). "Gue struggle untuk jaga badan supaya tetap kurus selama bertahun-tahun dan cuma bisa berhasil kalo gue konsumsi obat penahan nafsu makan. Tentunya dibantu olahraga juga."
Namun dengan mengampanyekan untuk mencintai diri sendiri, Marshanda menyatakan telah berhenti mengonsumsi obat penahan nafsu makan. Kendati mencintai tubuhnya yang makin berisi, Marshanda tetap berusaha untuk hidup sehat.
(wk/nere)